JAKARTA (gokepri) – PT Taspen (Persero) mencatat pembayaran THR kepada pensiunan negara tahun ini mencapai Rp9,7 triliun. Dana itu disalurkan kepada sekitar 3,2 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. Menurut perusahaan, sekitar 97 persen penerima telah menerima haknya dalam rentang 12 hari sebelum Idul Fitri.
Komisaris Utama Taspen Fary Djemy Francis mengatakan percepatan itu merupakan bagian dari upaya memastikan hak pensiunan diterima tepat waktu. Ia menyampaikan hal tersebut saat melakukan inspeksi ke Kantor Cabang Taspen Medan dan Kantor Pos Medan yang menjadi mitra pembayaran.
“Arahan Presiden Prabowo jelas, tidak boleh ada keterlambatan pembayaran THR karena ini menyangkut kebutuhan masyarakat. Taspen memastikan hak para pensiunan terpenuhi dengan cepat dan tepat,” kata Fary dalam keterangan tertulis, Jumat 6 Maret 2026.
Baca Juga: Deputi BP Batam Fary Francis Jadi Komisaris Utama Taspen, Perkuat Sinergi di Daerah
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memantau langsung proses penyaluran di lapangan. Taspen menggandeng sejumlah mitra bayar, termasuk jaringan kantor pos dan perbankan, guna mempercepat distribusi dana kepada para pensiunan.
Perusahaan menyebut percepatan pembayaran tahun ini juga ditopang transformasi digital layanan. Proses administrasi yang sebelumnya memerlukan waktu sekitar tiga hari kini dipangkas menjadi satu hari.
Perubahan itu, menurut Taspen, membuat proses pencairan lebih efisien dibanding tahun sebelumnya. Pada 2025, pembayaran THR baru dilakukan 10 hari sebelum Lebaran. Tahun ini, pembayaran selesai 12 hari sebelum hari raya.
“Ini menjadi salah satu proses pembayaran tercepat yang pernah dilakukan Taspen,” ujar Fary.
Bagi para pensiunan, percepatan tersebut terasa langsung manfaatnya. Kasmiwati, seorang pensiunan pegawai negeri, mengaku terbantu dengan waktu pencairan yang lebih cepat.
“Alhamdulillah THR tahun ini lebih cepat diterima. Ini sangat membantu untuk kebutuhan keluarga, termasuk membayar uang kuliah cucu saya,” kata dia.
Taspen juga memperkuat sistem pengawasan melalui platform digital bernama Taspen Dashboard atau TasBoard. Sistem ini memungkinkan dewan komisaris memantau kinerja layanan secara real-time sekaligus mempercepat tindak lanjut terhadap kebijakan strategis perusahaan.
Perusahaan menyatakan langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperbaiki kualitas layanan kepada jutaan pensiunan yang tersebar di berbagai daerah. ANTARA
Baca Juga: Fary Francis Jadi Komisaris Utama Taspen
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News







