Tahanan Meninggal di Polsek Lubuk Baja, Ini Klarifikasi Kapolsek

Kapolsek Lubuk Baja AKP Satria Nanda
Kapolsek Lubuk Baja AKP Satria Nanda

Batam (gokepri.com) – Kapolsek Lubuk Baja AKP Satria Nanda bersama Kasi Dokkes Polresta Barelang Iptu Leonardo dan Kanit Reskrim Iptu Fajar Bittikaka mengklarifikasi meninggalnya tahanan dalam kasus tindak pidana penipuan berinisial CW (52), Rabu (21/7/2021).

Kapolsek menjelaskan bahwa tahanan tersebut merupakan tersangka kasus penipuan yang mengakibatkan kerugian Rp1,5 miliar dengan modus menukarkan uang ke money changer pada 24 Februari 2021. Tersangka ditangkap pada 29 Mei 2021.

Setelah ditahan selama 52 hari, masih dalam tahap 1 di kejaksaan, pada Selasa (20/7/2021) sekira pukul 13.10 WIB, tahanan CW kejang-kejang. Kemudian Kepala SPK memberitahu piket reskrim dan tahanan langsung dibawa ke RS. Elisabeth.

“Sesampai di rumah sakit dan dilakukan pemeriksaan, tahanan CW dinyatakan telah meninggal dunia,” jelas Kapolsek Satria.

Menurut Kapolsek, esuai SOP kepolisian, setiap hari Pawas Polsek Lubuk Baja melakukan pemeriksaan rutin terhadap tahanan. Apabila ada keluhan sakit segera dilaporkan, jangan ditahan-tahan.

“Pada saat itu tahanan CW mengatakan masih sehat dan masih dapat melakukan aktivitas, walaupun mengonsumsi obat atas penyakit yang dideritanya,” kata Kapolsek.

Kasi Dokkes Polresta Barelang mengatakan, saat menerima laporan dari Polsek Lubuk Baja pada pukul 13.20, tim dokkes langsung menuju IGD dan memeriksa tahanan. Saat sampai di IGD, keadaan tahanan sudah asistol atau denyut nadi sudah tidak ada dan pupil mata melebar. Saat dilakukan pemeriksaan tidak terdapat luka-luka.

Setelah pemeriksaan, jenazah tahanan CW dibawa ke RS. Bhayangkara untuk dilakukan PCR dan hasilnya dinyatakan reaktif. Setelah keluarga dihubungi, dari keterangan anak kandung tahanan CW mengatakan bahwa tahanan CW memang menderita sakit jantung dan sedang mengonsumsi obat jantung, hipertensi, dan diabetes.

“Saat ini jenazah tahanan CW masih berada di RS. Bhayangkara, menunggu apakah akan dikremasi atau dikuburkan,” ucapnya. (eri)

BAGIKAN