Batam (gokepri.com) – Badan Pengusahaan (BP) Batam menyatakan sulit untuk dapat bersaing antara Bandara Internasional Hang Nadim Batam dengan Bandara Internasional Changi Singapura.
Terlebih lagi Bandara Internasional Changi saat ini dinobatkan sebagai bandara terbaik di dunia selama delapan tahun berturut-turut.
Changi bersaing ketat dengan Tokyo dan Seoul untuk memperebutkan bandara terbaik.
Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) dan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) BP Batam, Amran mengatakan jika dibandingkan dengan Changi, Hang Nadim sudah pasti tertinggal jauh.
“Kalau bersaing dengan Changi saya rasa tidak akan mungkin, kalau nyontek mungkin bisa. Nyontek dalam artian sistem pengelolaan bandaranya,” kata Amran di Gedung Marketing Center BP Batam, Rabu (10/2/2021).
Karena itu, upaya yang dapat dilakukan pihaknya saat ini adalah dengan meningkatkan pelayanan dan tentunya juga kapasitas bandaranya. Baik itu kapasitas penumpang orangnya ataupun juga kargonya.
Misinya tentu kata dia tidak akan bersaing dengan Changi, Singapura. Namun harus memperkuat kerjasama, mengingat letak Batam yang strategis dan berbatasan langsung dengan negara tetangga ini.
“Kita harus memanfaatkan limpahan dari Singapura,” katanya.
Untuk menjadi bandara yang baik, diakuinya banyak indikator yang harus ditingkatkan. Di antaranya mulai dari kemudahan akses, efisiensi waktu, pilihan transportasi umumnya, dan ketersediaan troli bagasi.
Kemudian juga terkait kebersihan terminal, fasilitas tempat duduk di ruang tunggu, sistem waktu antrean, keramahan petugas, keamanan dan banyak fasilitas kenyamanan lainnya.
“Banyak indikator yang memang harus dipenuhi untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi penumpang atau wisatawan,” katanya.
(ard)
|Baca Juga ;BUMN Berebut Tender Proyek Pengembangan Hang Nadim









