Karimun (gokepri.com) – Sudah tiga hari ini, pasokan gas 3 kilogram atau gas melon terputus di Karimun.
Putusnya pasokan gas 3 kg tersebut tentu saja mengganggu perekonomian masyarakat.
Nia (44) misalnya, pedagang rumah makan dan kedai kopi di kawasan Kolong, Kecamatan Karimun ini merasakan dampak putusnya gas melon.
“Cadangan gas saya tinggal sedikit, tak cukup lagi untuk masuk lauk, kalau hanya sekedar manaskan air untuk kopi masih ada,” ujar Nia, Kamis, 9 Maret 2023.
Pihaknya sudah berkeliling mencari gas 3 kilogram di seluruh agen maupun pengecer di Karimun, namun tidak kunjung dapat.
“Kami dari dua hari kemaren keliling cari gas tak dapat-dapat,” tuturnya.
Pengecer gas 3 kilogram di Meral Kota, Loku mengaku tidak mendapatkan suplai gas 3 kilogram dari agen.
“Sudah 3 hari ini suplai gas tak masuk ke warung saya,” kata Loku.
Loku dikenal sebagai pengecer gas 3 kg paling laris di Karimun.
Biasanya, satu hari dia bisa menjual 200 tabung gas kepada pelanggan.
Caranya, Loku berjualan gas 3 kg dengan cara berkeliling menggunakan becak motor miliknya.
“Saya cuma dapat untung 2 ribu rupiah per tabung gas. Satu hari saya bisa jual 200 tabung,” ungkapnya.
Penulis: Ilfitra









