Siswa SMPN 2 Siantan Wakili Indonesia di Ajang Internasional AYIMUN 2025 Kuala Lumpur

Qayz Algebra, siswa SMP Negeri 2 Siantan. (internet)

KUALA LUMPUR (gokepri.com) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh putra daerah Kabupaten Kepulauan Anambas. Qayz Algebra, siswa SMP Negeri 2 Siantan, berhasil mewakili Indonesia pada ajang bergengsi Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN) ke-18 yang berlangsung pada 29 Agustus hingga 1 September 2025 di Berjaya Times Square Hotel, Kuala Lumpur, Malaysia.

AYIMUN merupakan forum internasional yang setiap tahunnya mempertemukan ribuan pelajar dan mahasiswa dari berbagai negara untuk mengasah kemampuan kepemimpinan, diplomasi, serta negosiasi melalui simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Pada edisi ke-18 ini, peserta datang dari 45 negara, menjadikan forum ini sebagai wadah untuk bertukar gagasan, memperkuat jejaring, serta mencari solusi atas persoalan global yang tengah dihadapi dunia.

Bagi Anambas, keikutsertaan Qayz yang akrab disapa Geba menjadi kebanggaan tersendiri. Kehadirannya di panggung internasional membuktikan bahwa generasi muda dari daerah kepulauan pun memiliki kualitas untuk tampil sejajar dengan pelajar dunia.

Dalam keterangannya, Geba menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung perjalanannya hingga ke Kuala Lumpur.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas, khususnya Bupati, Wakil Bupati, Sekda, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Kepala Sekolah, serta seluruh keluarga besar SMPN 2 Siantan. Dukungan ini menjadi motivasi besar bagi saya untuk memberikan yang terbaik di ajang internasional ini,” ungkap Geba yang juga menjabat sebagai Ketua Forum Anak Kabupaten Kepulauan Anambas, Sabtu (30/08/2025).

Partisipasi Geba juga mendapat perhatian khusus dari Ketua TP-PKK Kabupaten Kepulauan Anambas, Sinta Aneng, yang menilai prestasi ini sebagai bukti nyata potensi generasi muda Anambas dalam menghadapi tantangan global. Dukungan dan dorongan moral turut mengalir dari berbagai pihak, termasuk keluarga. Geba merupakan putra pertama dari pasangan Edward dan Reny Perdayanti, yang sejak kecil mendampingi dan memberi ruang bagi bakat anaknya untuk berkembang.

Tak hanya membawa nama sekolah dan daerah, Geba kini memikul harapan besar masyarakat Anambas untuk terus berprestasi. Keikutsertaannya di AYIMUN diharapkan menjadi tonggak awal lahirnya generasi muda yang berwawasan luas, berani bersaing di level internasional, serta tetap menjunjung tinggi identitas daerah dan bangsa.

“Ke depan saya ingin anak-anak muda Anambas seperti saya bisa percaya diri, berani bermimpi besar, dan yakin bahwa kita juga bisa berdiri di panggung dunia,” tambah Geba dengan penuh semangat.

Partisipasi Geba di AYIMUN ke-18 Kuala Lumpur menjadi bukti bahwa keterbatasan geografis tidak menghalangi prestasi. Dengan semangat belajar, dukungan keluarga, sekolah, dan pemerintah daerah, Anambas kini memiliki wajah baru yang menginspirasi: seorang pelajar muda yang siap menjadi duta daerah sekaligus membawa harum nama Indonesia di kancah internasional. (wisnu)

Pos terkait