Singapura Terapkan Skema VTL Jalur Laut Batam-Bintan, Feri Pertama 25 Februari

VTL Singapura Batam
Singapura. Foto: Straits Times

Batam (gokepri.com) – Singapura membuka pintu masuk negaranya lewat skema Vaccinated Travel Lane (VTL) jalur laut dengan Batam dan Bintan. Kebijakan baru ini berlaku mulai 25 Februari 2022.

Dilansir Yahoo News Singapura, rencana VTL atau perjalanan bebas karantina bagi pelancong yang sudah divaksinasi penuh diumumkan Menteri Perhubungan Singapura, S Irawan, pada Rabu 16 Februari 2022.

Pengumuman itu disampaikan dalam konferensi pers virtual yang dipimpin oleh gugus tugas multi-kementerian Singapura yang menangani pandemi.

HBRL

Kementerian Perhubungan Singapura sudah menerima permohonan perjalanan feri ke Batam dan Bintan pada 22 Februari 2022.

Kemudian perjalanan feri pertama ke dua pulau di Kepri ini berlangsung pada 25 Februari.

“VTL (Laut) akan menguntungkan pengguna travel bubble Indonesia ke resort-resort tertentu di Bintan dan Batam dan memfasilitasi perjalanan liburan jangka pendek,” kata Kementerian Kesehatan dalam sebuah pernyataan.

Untuk lebih memfasilitasi perjalanan yang divaksinasi, MTF akan memulihkan dan secara bertahap meningkatkan kuota VTL.

Rencana VTL Singapura-Batam dan Bintan juga sudah diamini pihak Pemerintah Indonesia.

Singapura akan menerapkan bebas karantina bagi pengunjung yang berasal dari Pulau Batam dan Bintan, Indonesia. Kebijakan ini dilakukan setelah Singapura berencana menerapkan vaccinated travel lane (VTL) laut di kedua wilayah itu pada 25 Februari nanti.

“Singapura sebelumnya menerapkan vaccinated travel lane (VTL) melalui jalur udara dari Bandara Soekarno-Hatta. Mulai tanggal 25 Februari diterapkan VTL Laut dari Batam dan Bintan,” ujar Duta Besar RI untuk Singapura, Suryopratomo, dikutip dari CNN Indonesia, Rabu 16 Februari 2022.

Mengutip situs resmi pemerintah Singapura, pelancong yang telah divaksinasi lengkap dari Batam dan Bintan bisa mendaftar VTL ini pada 22 Februari mendatang.

Untuk memulai program ini, Singapura mengizinkan 350 pelancong dari Terminal Feri Internasional Nongsapura (NIFT) di Batam, dan 350 orang dari Terminal Feri Bandar Bintan Telani (BBTFT).

Sebelumnya, pengunjung dari Indonesia bisa masuk Singapura melalui VTL atau bebas karantina melalui jalur udara.

Sementara itu, pelancong tetap harus menjalani dua tes Covid-19. Untuk tes pertama, warga bisa memilih melakukan tes PCR atau tes Rapid Antigen yang dilakukan oleh profesional. Tes ini harus dilakukan dua hari sebelum berangkat ke Singapura dan pelancong harus mendapatkan hasil negatif.

Tes kedua dilakukan di Pusat Tes Cepat atau Pusat Tes Gabungan saat tiba di Singapura. Tes ini harus dilakukan dalam jangka waktu 24 jam setelah tiba di Singapura. Warga juga harus melakukan isolasi mandiri sampai hasil tes mereka diterima dan dinyatakan negatif.

Skema perjalanan VTL sendiri mengizinkan pendatang asing yang sudah vaksinasi Covid-19 lengkap dari negara-negara tertentu masuk Singapura tanpa harus menjalani karantina.

Penulis: Candra Gunawan

Pos terkait