SEKOLAH PENGGERAK: Perkuat Kapasitas Guru, SMPN 6 Gelar In House Training

Sekolah Penggerak SMPN 6 Batam
Kegiatan In House Training (IHT) kepada guru dalam persiapan penerapan Sekolah Penggerak dilakukan SMPN 6 Batam. IHT ini melibatkan narasumber Pengawas SMP Disdik Kota Batam, Kepala Sekolah Penggerak dan 11 DKP. (foto: istimewa)

Batam (gokepri.com) – Untuk memperkuat SDM guru terkait mensukseskan penerapan Sekolah Penggerak, SMPN 6 Batam menggelar In House Training (IHT), Rabu (7/6) lalu.

Kegiatan ini akan berlangsung selama seminggu yang diikuti seluruh guru dengan melibatkan narasumber Pengawas SMP Disdik Kota Batam, Dra Milaini MM, Kepala Sekolah Penggerak, Wagiyem SPd MM, dan bersama 11 guru yang menjadi Dewan Komite Penggerak (DKP).

Menurut Kepala Sekolah SMPN 6 Batam, Wagiyem SPd MM, program Sekolah Penggerak ini banyak keunggulan yang didapat pihak sekolah. Namun yang paling utama adalah membentuk profil siswa berpancasilais, berkarakter dan berwawasan luas.

Kata Wagiyem, sebenarnya hal tersebut telah diterapkan di SMPN 6 Batam ketika ditunjukan sebagai sekolah rujukan. Namun dengan adanya program sekolah penggerak ini, maka akan lebih dimantapkan lagi dan lebih terintregasi.

“Di Sekolah Penggerak ini ada 6 dimensi yang akan kami terapkan, beriman dan bertakwa kepada TYE, serta berakhlak mulia, mandiri, bernalar kritis, kratif, bergotong royong, dan berwawasan global. Ini kedengaran memang mudah, namun implementasinya perlu keseriusan guru dan benar-benar siap. Makanya perlu diberi arahan yang jelas melalui IHT ini,” jelasnya.

Kegiatan ITH penguatan guru untuk Sekolah Penggerak, kata dia, akan terus berkelanjutan, dan kali ini merupakan tahap pertama dikhususkan bagi kelas 7. Selanjutnya pelatihan dan imbasan penerapan konsep sekolah penggerak ini juga pada kelas 8 dan 9.

Sementara Pengawas SMP Disdik Kota Batam, Dra Milaini MM, mengatakan Sekolah Penggerak ini bagian dari kebijakan pemerintah program merdeka belajar episode ke-7 dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan.

Namun untuk mewujudkan hal tersebut tentunya para guru sebagai pelaku pendidikan yang bersentuhan langsung dengan peserta didik, tentunya harus diberi SDM yang mumpuni. Salah satunya dengan mengadakan IHT yang dilakukan oleh DPK yang sebelumnya telah mendapatkan pelatihan dari pihak Kemendikbud.

“Penerapan Sekolah Penggerak ini kedepannya harus menjadi imbasan bagi sekolah lain, dengan harapan kedepannya semua sekolah bisa menjadi sekolah penggerak,” ucapnya lagi. (aat)

|Baca Juga: SEKOLAH PENGGERAK: SMPN 12 Batam Bertekad Wujudkan Profil Siswa Berpancasilais

BAGIKAN