Sejumlah Penerbangan Batam-Jakarta Dibatalkan

Bandara Hang Nadim, Batam. (internet)

BATAM (gokepri.com) – Erupsi Anak Gunung Krakatau pada Sabtu (5/9) berdampak terhadap penerbangan dari dan menuju sejumlah bandara termasuk penerbangan dari Bandara Internasional Hang Nadim Batam ke Jakarta.

PT Bandara Internasional Batam (PT BIB) menyampaikan sejumlah penerbangan mengalami penyesuaian hingga pembatalan menyusul penghentian sementara operasional di beberapa bandara akibat kondisi tersebut.

Berdasarkan informasi resmi yang diterima PT BIB pada Minggu (6/9) pukul 06.00 WIB, Bandara Internasional Soekarno-Hatta menghentikan sementara operasional penerbangan pada pukul 05.30–09.30 WIB. Sementara Bandara Internasional Radin Inten II melakukan penghentian sementara pada pukul 07.00–08.00 WIB.

Dampak penyesuaian operasional tersebut turut dirasakan pada sejumlah penerbangan rute Jakarta-Batam dan Batam-Jakarta.

Untuk rute Jakarta (CGK)-Batam (BTH), penerbangan yang dibatalkan meliputi Super Air Jet IU-850 dan Citilink Indonesia QG-940.

Sedangkan untuk rute *Batam (BTH)-Jakarta (CGK), penerbangan yang mengalami pembatalan yakni **Batik Air ID-6863, Super Air Jet IU-851, serta Citilink Indonesia QG-941*.

Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam Annang Setia Budhi mengatakan, pihaknya meningkatkan koordinasi dengan maskapai dan pemangku kepentingan terkait untuk mengantisipasi kepadatan calon penumpang akibat perubahan maupun pembatalan penerbangan.

“Manajemen meningkatkan koordinasi dengan maskapai dan pihak terkait, melakukan pemantauan arus penumpang secara berkala, serta mengoptimalkan kesiapan fasilitas dan personel pendukung di area terminal,” kata Annang.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan calon penumpang memperoleh informasi yang jelas serta pelayanan dan bantuan yang diperlukan selama berada di area Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

PT BIB juga terus memantau perkembangan aktivitas Anak Gunung Krakatau dan dampaknya terhadap operasional penerbangan.

“Penyesuaian operasional dapat dilakukan dengan mempertimbangkan aspek keselamatan penerbangan serta informasi resmi dari otoritas penerbangan,” jelas dia.

Perusahaan mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan melalui Bandara Hang Nadim untuk memastikan kembali status dan jadwal penerbangannya melalui kanal resmi maskapai sebelum menuju bandara.

“Informasi tersebut penting untuk mengantisipasi perubahan jadwal, keterlambatan, maupun pembatalan penerbangan sebagai dampak aktivitas erupsi,” kata dia.

PT BIB menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul serta meminta pengguna jasa mengikuti informasi dan ketentuan operasional yang berlaku.

Penulis: Engesti

 

 

Pos terkait