BATAM (gokepri) – Energi untuk menggerakkan listrik Batam bergantung pada fasilitas gas yang harus tetap aman ketika terjadi gangguan. Karena itu, skenario kebocoran pipa hingga kebakaran diuji di Stasiun Panaran untuk melihat seberapa cepat petugas dan pihak terkait merespons keadaan darurat.
Skenario simulasi itu tidak dimulai dari api, melainkan dari tekanan gas yang meningkat. Ketika tekanan tidak lagi terkendali, sambungan perpipaan diasumsikan gagal hingga gas bocor dan menciptakan rangkaian keadaan yang dapat berujung pada kebakaran.
Kondisi tersebut disimulasikan di Stasiun Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Panaran, Batam, Kepulauan Riau. Fasilitas tersebut merupakan bagian dari infrastruktur penyaluran gas yang memasok salah satu energi primer bagi sektor kelistrikan di Batam.
Baca Juga: Masalah Akut Pasokan Gas Industri Batam
General Manager PT PGN Tbk Sales and Operation Region 1 (SOR 1) Andi Sangga Prasetia mengatakan simulasi menjadi cara untuk menguji kesiapan perusahaan sekaligus koordinasi dengan pihak lain ketika keadaan darurat terjadi. “Kecepatan respons sangat penting, termasuk dari Damkar dan dukungan TNI-Polri,” kata Andi, Rabu, 9 September 2026.
Dalam skenario pertama, tekanan gas meningkat hingga pressure control valve (PCV) tidak mampu mengendalikan tekanan pada sisi downstream. Tekanan tersebut kemudian diasumsikan menyebabkan kegagalan pada salah satu sambungan perpipaan sehingga terjadi kebocoran gas.
Gas yang keluar kemudian meningkatkan temperatur di sekitar titik kebocoran. Kondisi itu disimulasikan memicu korsleting pada instrumen elektrikal hingga menimbulkan flashfire di area metering.
Api dalam skenario tersebut tidak berhenti di satu titik karena gas masih keluar dari lokasi kebocoran. Simulasi kemudian menggambarkan api merambat ke sejumlah titik dan menuntut petugas bergerak cepat untuk mengendalikan keadaan.
Skenario juga memperhitungkan kemungkinan adanya korban. Seorang personel disimulasikan mengalami cedera ketika berupaya menangani kebakaran sehingga proses evakuasi dan penanganan medis turut masuk dalam rangkaian latihan.
“Dari pihak rumah sakit juga datang dengan cepat untuk menangani korban,” ujar Andi. Kehadiran unsur medis menjadi bagian dari koordinasi lintas instansi yang diuji dalam keadaan darurat.
Respons tidak hanya bergantung pada petugas di dalam fasilitas. PGN juga melibatkan unsur pemerintah dan masyarakat, termasuk pemadam kebakaran, TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, serta elemen masyarakat di sekitar fasilitas.
Keterlibatan banyak pihak berkaitan dengan posisi fasilitas gas tersebut yang tidak hanya menyangkut keselamatan pekerja. “Stasiun Gas PGN ini merupakan objek vital nasional yang krusial bagi pertumbuhan dan perkembangan Kota Batam,” kata Andi.
Gas menjadi salah satu energi primer untuk sektor kelistrikan Batam sehingga gangguan pada fasilitas penyalurannya berpotensi merembet ke luar kawasan industri dan fasilitas energi. “Jika terdapat gangguan terhadap fasilitas penyaluran gas berpotensi memberikan dampak terhadap aktivitas masyarakat dan perekonomian,” ujarnya.
Justru dari simulasi itu muncul sejumlah catatan yang perlu dibenahi. PGN mencatat keterbatasan sinyal komunikasi dan kondisi tanggul sebagai masukan untuk memperkuat kesiapsiagaan ketika menghadapi keadaan sebenarnya.
“Masukan-masukan tersebut kami ambil sebagai bahan evaluasi dan perbaikan ke depan,” kata Andi. Catatan itu menunjukkan bahwa kesiapan menghadapi keadaan darurat tidak hanya bergantung pada prosedur tertulis, tetapi juga pada kondisi infrastruktur pendukung ketika respons harus berlangsung cepat.
PGN menyatakan Stasiun Panaran tidak mengalami kecelakaan besar sejak 2005 hingga 2026. Namun, riwayat keselamatan tersebut tidak menghilangkan kebutuhan untuk terus menguji respons karena risiko di fasilitas energi tetap harus diantisipasi.
Simulasi juga menjadi agenda berkala yang digelar setiap tahun. Pelaksanaannya bergiliran di enam area yang berada dalam wilayah kerja SOR 1, dengan tujuan menjaga kesiapan personel dan koordinasi ketika skenario darurat benar-benar terjadi. ANTARA
Baca Juga: City Gas Tour 2026, PGN Tunjukkan Efisiensi Gas Bumi dari Transportasi hingga Usaha
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









