Rapid Antigen Acak, Karimun Akhirnya Merdeka dari Zona Merah

Pelaksanaan rapid antigen acak di sejumlah tempat keramaian di Kabupaten Karimun, Rabu (18/8/2021).
Pelaksanaan rapid antigen acak di sejumlah tempat keramaian di Kabupaten Karimun, Rabu (18/8/2021).

Karimun (gokepri.com) – Di tengah suasana merayakan Hari Ulang Tahun ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kabupaten Karimun akhirnya terbebas dari zona merah Covid-19. Mengantisipasi meluasnya penyebaran Covid-19, Pemkab Karimun bersama Forkopimda dan Satgas Covid-19 kembali melakukan rapid antigen secara acak di beberapa titik keramaian.

Pelaksanaan rapid antigen secara acak ini dipimpin langsung Bupati Karimun Aunur Rafiq yang ditandai dengan apel gelar pasukan, Rabu (18/8/2021). Apel juga dihadiri Kapolres Karimun, Dandim, Danlanal, Satpol PP, Sekda, dan Kepala Dinas Kesehatan Karimun.

Usai apel, Bupati beserta tim langsung menuju lokasi pelaksanaan antigen acak. Tim dibagi di dua tempat. Pertama, memantau lokasi antigen acak di sejumlah rumah makan dan cafe di Kecamatan Tebing dan Kecamatan Karimun Costal Area. Kedua, memantau lokasi antigen acak di Kecamatan Meral.

“Ada beberapa orang yang kita lakukan antigen di Kecamatan Tebing. Hasilnya ada 3 orang yang positif, bahkan ada yang suami istri. Yang bersangkutan mengakui bahwa sudah seminggu demam, tapi masih berkeliaran tanpa menggunakan masker,” kata Rafiq.

Pekan lalu, Karimun masih menjadi satu-satunya daerah di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang masuk zona merah Covid-19. Sementara daerah lain yang sebelumnya zona merah seperti Kota Batam, Tanjungpinang, dan Lingga, sudah berubah menjadi zona oranye.

Kini, status Karimun sudah berubah dari zona merah menjadi zona oranye Covid-19. Jumlah kasus aktif menunjukkan tren penurunan, sementara angka sembuh terus meningkat.

Data Satgas Covid-19 pada 18 Agustus 2021, terdapat penambahan 70 kasus baru Covid-19 di Karimun. Penambahan ini menjadikan total kasus positif Covid-19 mencapai 4.792. Sebanyak 4.345 di antaranya sembuh, 116 meninggal dan 331 orang dalam perawatan.

Bupati Aunur berencana memperluas pelaksanaan rapid antigen acak ke sejumlah kecamatan lainnya. Ia menilai kegiatan ini efektif untuk menekan laju penyebaran Covid-19.

“InsyaAllah kita juga akan melaksanakan (rapid antigen acak) di Kecamatan Kundur, Kundur Barat, dan Kundur Utara,” katanya.

Selain melaksanakan rapid antigen acak, Bupati dan Forkopimda Karimun juga menyalurkan sembako kepada para pedagang di sekitar Jalan Coastral Area. Penyaluran sembako akan kembali dilanjutkan untuk pedagang di Pantai Pongkar dan Pantai Pelawan.

Baca juga: Kepri Buka Kembali Pelayaran Antarpulau: Wajib Antigen dan Sertifikat Vaksin

Bupati Aunur berharap pelaksanaan rapid antigen acak dan pembagian sembako ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pentingnya menerapkan protokol kesehatan. Sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali normal dan perekonomian kembali tumbuh.

“Operasi ini sudah kita laksanakan beberapa kali dan Alhamdulillah ada penurunan angka terkonfirmasi Covid-19 di Karimun. Kita harapkan kegiatan ini dapat membangkitkan kesadaran akan pentingnya penerapan protokol kesehatan,” katanya. (zak)

Pos terkait