Batam (gokepri) – Arus mudik di Bandara Internasional Hang Nadim Batam mencapai puncaknya pada Sabtu (6/4/2024) atau H-4 Lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah.
PT Bandara Internasional Batam (BIB) mencatat jumlah penumpang pada hari ini mencapai lebih dari 18 ribu hingga 19 ribu orang. Total penerbangan sebanyak 118.
“Hari ini puncak arus mudik. Ada delapan pesawat Airbus dari Garuda dan Lion Air yang akan melayani penumpang hari ini,” kata Direktur Utama PT BIB, Pikri Ilham Kurniansyah, Sabtu 6 April 2024.
Baca Juga:
- Puncak Arus Mudik Batam-Belawan Diprediksi 7 April, 15 Ribu Tiket Terjual
- Mudik Pakai Mobil Pribadi, Ini Pentingnya Periksa Kondisi Ban

Sejak 3 hingga 5 April 2024, tercatat 47.850 penumpang yang mudik melalui Bandara Hang Nadim Batam. Jumlah ini naik 21,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan 367 penerbangan atau mengalami kenaikan 35,4 persen. Jumlah kargo yang ditangani juga meningkat 21,7 persen menjadi 391.323.
Pikri mengatakan operasional Lebaran 2024 berjalan lancar, meski ada lonjakan signifikan dalam jumlah penumpang. Pada Jumat (5/4), tercatat 18 ribu penumpang yang melalui Bandara Hang Nadim, naik 40 persen dari hari biasa, dengan 137 penerbangan, juga naik 40 persen.
“Terbesar tentu tetap ke Jakarta dan kalau kita lihat Padang juga hari ini padat sekali dan banyak penumpang yang akan berpergian,” kata Pikri.

Pikri mengapresiasi penggunaan online check-in oleh hampir 95 persen penumpang, yang membantu mempercepat proses check-in meski ada antrean.
“Tapi sejauh ini masih lancar karena seluruh airlines sudah menerapkan online check-in sehingga proses check-in lebih cepat walau ada antrean tapi cepat sekali, itu yang paling penting,” jelas Pikri.
Oleh karena itu, Pikri mengimbau penumpang untuk melakukan online check-in dan tidak membeli tiket melalui calo. Ia juga menyarankan orang tua, ibu hamil, dan yang membawa anak-anak untuk berkonsultasi dengan maskapai guna mendapatkan layanan yang optimal.
“Dan kepada para penumpang tetap tertib, anak-anak. Kami harapkan setidak-tidaknya dua jam tapi tidak terlalu pagi juga, dua jam cukup untuk siap-siap check-in bagasi saja,” katanya.
“Kami menyiapkan kursi dan menjaga kondisi airport tetap tertib dengan menurunkan petugas-petugas kami dan mengatur penempatannya. Jadi itu yang paling penting dari antrean yang panjang ini,” tambah Pikri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Muhammad Ravi








