Karimun (gokepri.com) – Sedikitnya 30 rumah di Pamak Laut, Kelurahan Pamak, Kecamatan Tebing terendam akibat banjir rob yang melanda kawasan itu sejak beberapa hari terakhir.
Banjir rob memang sudah menjadi bencana alam yang rutin terjadi di kawasan itu setiap tahun.
Biasanya, banjir rob ini datang setiap akhir Desember atau awaj Januari setiap tahunnya.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, pemukiman warga yang berada di pesisir pantai Pamak Laut kembali dihantam banjir rob ini.
“Sudah jadi langganan kami setiap tahun,” ujar Atan, warga setempat disela-sela membersihkan rumahnya dari masuknya air laut.
Kata Atan, kalau memang ini sudah rutin terjadi setiap tahun, harusnya pemerintah daerah bisa mengambil langkah antisipasi agar persoalan ini tidak terulang terus.
“Misalnya dengan membangun tanggul atau batu miring untuk menahan air pasang naik ke pemukiman warga.
“Kami sudah mengusulkan untuk membangun tanggul atau batu miring ini, namun sampai sekarang tak pernah dibangun,” tuturnya.
Dirinya berharap, agar tahun ini menjadi yang terakhir kalinya bagi warga merasakan terjangan banjir rob.
“Pinta kami ke pemerintah, segeralah bangun tanggul sehingga tahun depan kami tak merasakan hal ini lagi,” pungkasnya.
Penulis: Ilfitra








