Puluhan Guru Reaktif, Belajar Tatap Muka di Tanjungpinang Ditunda

Sekolah tatap muka tanjungpinang

Tanjungpinang (gokepri.com) – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tanjungpinang menunda lagi aktivitas belajar tatap muka mulai Senin (18/1/2021). Penundaan ini setelah 27 guru terkonfirmasi reaktif Covid-19 berdasarkan rapid tes.

“Untuk guru yang reaktif kita minta swab test dan kita tunda aktivitas belajar tatap muka,” kata Sekretaris Disdik Tanjungpinang, Muhammad Yasir.

Semula, Walikota Tanjungpinang Rahma mengizinkan 15 sekolah SD dan SMP melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka. Ke-15 sekolah itu terdiri dari SMP Negeri 9, 11, 13, dan 14. Kemudian SD Negeri 004, 005, 006, 007, 008, 009, 010, 011, dan 012 Tanjungpinang Kota. Serta SD Negeri 009, 010, dan 013 Bukit Bestari.

HBRL

Menjelang pelaksanaan KBM tatap muka, Dinas Kesehatan melakukan rapid tes kepada 241 tenaga pendidik, guru, dan pengawas sekolah. Dari jumlah itu, 27 guru di antaranya terkonfirmasi reaktif dan direkomendasikan untuk swab test.

“Sebanyak 15 kepala sekolah minta penundaan belajar tatap muka, karena khawatir dan tidak ingin ambil risiko kepada siswa,” ucapnya.

Orangtua murid, Rahmad mengapresiasi cepat tanggapnya Dinas Pendidikan yang menggelar rapid test terlebih dahulu sebelum memulai KBM tatap muka. Sehingga mencegah potensi penularan kasus Covid-19 kepada anak-anak sekolah.

“Yang kami sesalkan kenapa Walikota terkesan buru-buru untuk buka sekolah. Padahal kasus Covid-19 masih terjadi,” katanya. (wan)

Pos terkait