BATAM (gokepri) – Pulau Bulan yang terletak di sebelah barat Kota Batam, diproyeksikan menjadi lokasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) baru. Proyek ini masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN).
Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin, mengungkapkan PT Parama Multisarana Orion akan menjadi perusahaan yang membangun PLTS tersebut.
“Mereka telah melengkapi berbagai dokumen pendukung, termasuk perizinan berusaha, Surat Dirjen Ketenagalistrikan, nota kesepahaman dengan PLN Persero, serta surat dukungan dari Wali Kota Batam,” kata Jefridin pada pekan lalu.
Saat ini, perusahaan tersebut sedang mengurus permohonan Rekomendasi Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (RKKPR) di Pemerintah Kota Batam.
Jefridin menekankan bahwa pembangunan PLTS di Pulau Bulan merupakan langkah krusial bagi Batam.
“Proyek ini tidak hanya akan memenuhi kebutuhan energi yang terus meningkat, tetapi juga akan memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi,” paparnya.

Baca: Kantongi Kontrak PLTS Terapung di Batam, TOBA Optimistis Prospek Bisnis EBT Cerah
Pembangunan PLTS berskala besar di Pulau Bulan sangat penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Batam. Proyek ini memerlukan pemenuhan persyaratan dasar perizinan, termasuk penerbitan RKKPR di Pulau Bulan, yang selama ini dikenal sebagai sentra peternakan babi ekspor ke Singapura.
Selain Pulau Bulan, PSN lainnya di Batam juga tercantum dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 6 Tahun 2024 tentang Perubahan Kelima atas Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 7 Tahun 2021. Salah satunya adalah PT Galang Bumi Industri, yang terdaftar dalam daftar PSN nomor 113, dengan proyek pengembangan Kawasan Industri Wiraraja Green Renewable Energy & Smart Eco Industrial Park. BISNIS INDONESIA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









