Presiden Terima Banyak Aduan Masyarakat Terkait Permasalahan Batam

Asisten Deputi Hubungan Negara dan Lembaga Pemerintah Kementerian Sekretariat Negera (Kemensetneg), Hadi Nugroho, dalam kunjungannya ke Batam, Rabu (9/6/2021).
Asisten Deputi Hubungan Negara dan Lembaga Pemerintah Kementerian Sekretariat Negera (Kemensetneg), Hadi Nugroho, dalam kunjungannya ke Batam, Rabu (9/6/2021).

Batam (gokepri.com) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima sejumlah aduan masyarakat terkait permasalahan yang terjadi di Kota Batam. Hal itu diungkapkan Asisten Deputi Hubungan Negara dan Lembaga Pemerintah Kementerian Sekretariat Negera (Kemensetneg), Hadi Nugroho, saat datang ke Batam.

“Saat ini ada beberapa aduan masyarakat terkait permasalahan di Batam yang disampaikan kepada Presiden. Jadi, kita tentunya juga harus menyamakan persepsi terlebih dahulu. Sehingga saat kami atau Presiden memberikan jawaban kepada masyarakat, jawabannya sama,” kata Hadi, Rabu (9/6/2021).

Menurut Hadi, pihaknya tidak ingin hanya mendengar dari salah satu pihak saja. “Itu sebabnya kami juga butuh sinkronkan data yang kami terima dengan yang dimiliki Pemko Batam,” kata Hadi.

HBRL

Kedatangan Hadi dan rombongan diterima langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid. Dalam pertemuan itu, Jefridin juga menghadirkan sejumlah Kepala OPD dan Camat di lingkungan Pemko Batam. Sehingga apa yang menjadi pertanyaan Kemenstneg dapat dijelaskan oleh pejabat bersangkutan.

“Di sini juga ada Inspektorat, Camat, Lurah, dan sejumlah pejabat lainnya,” kata Jefridin,

Pada kesempatan itu, Jefridin juga melaporkan bahwa Pemko Batam saat ini terus menjalankan program vaksinasi Covid-19. Ditargetkan minimal 70 persen masyarakat Batam sudah divaksin.

Baca juga: Temui Presiden, Amsakar Minta Prioritaskan Vaksinasi Bagi Pekerja

‘Karena Batam, Bintan, dan Bali merupkan daerah prioritas yang akan dibuka travel bubble. Hal itu bisa terlaksana, syaratnya jika masyarakatnya sudah divaksin minimal 70 persen,” katanya. (eri)

Pos terkait