Prabowo Jadi Capres Pertama yang Kunjungi Kepri

Prabowo Gibran kemeja biru
Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka saat di Rumah Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (25/10/2023). Foto: tvOnenews/Julio Trisaputra

Batam (gokepri) – Prabowo Subianto menjadi calon presiden pertama yang mengunjungi Provinsi Kepulauan Riau sepanjang masa kampanye hingga pertengahan Januari 2024. Capres nomor urut dua itu dijadwalkan silaturahmi dengan pendukungnya.

Ketua DPP Partai Gerindra yang juga Ketua Dewan Pembina Tim Kampanye Daerah (TKN) Prabowo-Gibran Kepri, M Endipat Wijaya, mengatakan Prabowo Subianto akan menghadiri kegiatan Silaturahmi Relawan Prabowo-Gibran pada Sabtu (13/1/2024) di Batam.

Kegiatan silaturahmi tersebut direncanakan dimulai sekitar pukul 13.00 WIB, bertempat di Sport Hall Temenggung Abdul Jamal, Batam. “Insyaallah Pak Prabowo, Capres kita diperkirakan akan hadir ke kota Batam, Sabtu (13/1/2024). Sekitar pukul 13.00 WIB tiba di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, dan InsyaAlah pukul 14.00 WIB sudah berada di Sport Hall Temenggung Abdul Jamal,” papar Endipat.

Baca Juga: INFOGRAFIS: Tahapan dan Jadwal Pemilu Serentak 2024

Endipat mengatakan pihaknya mengundang seluruh masyarakat se-Provinsi Kepulauan Riau untuk menghadiri kegiatan Silaturahim Relawan Prabowo-Gibran tersebut. “Nantinya kita akan berkomunikasi langsung dengan Pak Prabowo. Kami berkumpul di lokasi pukul 13:00 WIB, kita juga akan dihibur oleh artis ibu kota,” kata Endipat.

Sementara itu Bawaslu Kepri menyatakan akan mengawasi kegiatan Prabowo Subianto di Temenggung Abdul Jamal. Anggota Bawaslu Kepri Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Rosnawati mengatakan, pihaknya mengantisipasi jika kegiatan silaturahmi tersebut melanggar ketentuan. Sebab semua capres dan cawapres baru bisa melakukan kampanye akbar pada tanggal 21 Januari 2024 sesuai aturan selama masa kampanye.

“Kami sudah berkoordinasi dengan TKD-nya. Kami sampaikan bahwa kampanye akbar yang melibatkan 1.500 orang itu masuk kategori rapat umum jadi tidak (boleh) ada unsur kampanye,” kata dia, Jumat 12 Januari 2024.

Bawaslu juga sudah memberikan rambu-rambu kepada Tim Kampanye Daerah (TKD) bahwa kegiatan silaturahmi akbar tersebut tidak boleh mengandung unsur ajakan atau membagikan atribut Capres dan Cawapres. Jika ingin melakukan kampanye besok, TKD harus mengubah format pertemuan tersebut agar tidak melibatkan massa melebihi 1.500 orang.

“Kami juga sudah menyarankan kalau memang mau berkampanye bisa dilakukan dengan kampanye terbatas. Kami minta aktivitas kegiatan tersebut diubah dengan pertemuan terbatas,” kata dia.

“Kalau silaturahmi terbatas juga tidak ada kampanye citra diri atau bagi-bagi atribut. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengatasi masalah itu,” kata dia. Ia menegaskan jika dalam kegiatan tersebut terbukti melakukan kampanye, ada sanksi yang akan diberikan Bawaslu sesuai dengan aturan pemilu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Engesti Fedro

BAGIKAN