PPDB SMA/SMK di Kepri Mulai 28 Juni, Daya Tampung Hanya 29 Ribu

PPDB SMA di Kepri
PPDB Jawa Barat tahap 1 jalur prestasi, afirmasi, perpindahan orangtua, dan anak guru diumumkan Senin (22/6/2020). (Foto: Antara)

Tanjungpinang (gokepri.com) – Penerimaan peserta didik baru atau PPDB SMA/SMK sederajat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) akan dimulai 28 Juni 2021. Jumlah lulusan SMP yang melebihi daya tampung SMA/SMK masih menjadi tantangan.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Muhammad Dali mengatakan penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA/SMK sederajat di daerah setempat mulai dibuka pada 28 Juni hingga 2 Juli 2021.

Sistem pendaftaran PPDB 2021 dilakukan satu pintu secara daring atau online, yang mana para calon siswa tetap melakukan pendaftaran melalui laman resmi PPDB, lalu mengunggah administrasinya di laman tersebut. Kemudian, untuk verifikasi faktual diserahkan ke pihak sekolah masing-masing secara manual langsung.

“Kami instruksikan sekolah nanti mengatur jadwal verifikasi faktual secara bergantian. Sehingga, tidak terjadi kerumunan ataupun antrean di sekolah,” ucap Dali, Jumat (4/6).

Menurut Dali saat ini pihaknya tengah menyusun peraturan gubernur (Pergub) untuk sistem PPDB tahun ajaran 2021-2022.

Untuk sistemnya juga akan berbeda dengan tahun sebelumnya, karena harus diatur dengan protokol kesehatan mengingat saat ini masih pandemi COVID-19.

“Kita tengah merancang pergub-nya,” ucapnya.

Dia turut menambahkan daya tampung siswa SMA/SMK sederajat dalam PPDB tahun 2021 di wilayah Kepri sekitar 29 ribu siswa. Jumlah tersebut, sudah termasuk sekolah negeri dan swasta.

Sementara dari data yang dihimpun Disdik Kepri, lanjutnya, jumlah siswa SMP yang lulus dan akan melanjutkan ke jenjang SMA sekitar 33 ribu siswa.

“Sisanya kita arahkan sekolah yang dapat menampung lebih. Karena, tahun ini sudah ada beberapa sekolah yang dapat izin operasional, penambahan ruang kelas baru, kemudian ada juga beberapa sekolah yang baru kita buka di Batam,” demikian Dali. (Can/ant)

|Baca Juga: Pendaftaran Murid Baru SD dan SMP di Batam Mulai Juni, Ini Syaratnya

BAGIKAN