JAKARTA (gokepri) — Polri kini memiliki 1.179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia. Jika seluruhnya beroperasi, program ini diproyeksikan menjangkau 2.947.500 orang dan menyerap 58.950 tenaga kerja.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut dari total tersebut, 411 SPPG telah beroperasi. Sebanyak 162 unit masih tahap persiapan, 499 dalam pembangunan, dan 107 lainnya baru memasuki tahap peletakan batu pertama.
“Sampai hari ini Polri telah memiliki 1.179 SPPG,” kata Sigit di SPPG Palmerah, Jumat (14/2/2026).
Baca Juga: Lapangan Kerja dan Harapan dari Dapur Makan Bergizi Gratis
Menurut dia, dapur MBG Polri tidak hanya mendukung pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga membuka lapangan kerja dalam skala besar.
Dari total tersebut, 33 SPPG dibangun di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Di Papua, Polri bersama Badan Gizi Nasional tengah menyurvei lokasi pembangunan di Papua Pegunungan, Papua Barat Daya, dan Papua Tengah.
Sigit menyebut langkah ini bertujuan memperluas akses layanan pemenuhan gizi hingga daerah terpencil.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo Subianto meresmikan 1.072 SPPG Polri sebagai bagian dari dukungan terhadap program MBG. Presiden juga melakukan peletakan batu pertama untuk 107 SPPG serta meresmikan 18 gudang ketahanan pangan Polri yang tersebar di 12 Polda.
Dalam sambutannya, Presiden menyatakan apresiasi atas inisiatif Polri dalam mendukung program pemenuhan gizi nasional.
Program MBG menjadi salah satu upaya pemerintah meningkatkan akses gizi masyarakat, terutama menjelang penguatan agenda ketahanan pangan nasional. BISNIS.COM
Baca Juga: Dapur SPPG di Nongsa Diresmikan, Batam Perluas Program Makan Bergizi
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News







