JAKARTA (gokepri) – Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ade Armando, ditunjuk sebagai komisaris PT PLN Nusantara Power (NP). Penunjukan ini diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
“Kamis kemarin serah terima jabatan,” ujar Ade Armando kepada wartawan saat dikonfirmasi dari Jakarta, Jumat (4/7). Kabar penunjukannya mencuat setelah tangkapan layar dokumen hasil RUPS tersebar luas di media sosial.
Nama Ade Armando dikenal luas sebagai pegiat media sosial yang vokal menyuarakan dukungan terhadap Presiden Joko Widodo. Ia sempat menjadi sorotan publik ketika dipukuli saat demo penolakan wacana perpanjangan masa jabatan presiden pada 2022, sebelum akhirnya bergabung dengan PSI pada 2023.
Sebelumnya, Ade Armando juga sempat tersandung kasus saat mengkritik Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Gadjah Mada (UGM). Kritik itu terkait aksi protes mereka ihwal politik dinasti. Ade Armando menyebut BEM UI dan BEM UGM ironi lantaran Daerah Istimewa Yogyakarta sendiri mempraktikkan politik dinasti, demikian ia sampaikan lewat akun X miliknya, @adearmando61.
Berikut adalah susunan lengkap komisaris PT PLN NP:
* Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen: Edi Srimulyanti
* Komisaris: Suharyono
* Komisaris: Ade Armando
* Komisaris: M. Pradana Indraputra
* Komisaris: Adam Muhammad
* Komisaris: Muhammad Syafi’i
Sementara itu, susunan anggota direksi PT PLN NP yang ditetapkan dalam RUPS adalah sebagai berikut:
* Direktur Utama: Ruly Firmansyah
* Direktur Operasi Pembangkit Batu Bara: M. Irwansyah Putra
* Direktur Keuangan dan Manajemen: Teguh Widhi Harsono
* Direktur Manajemen Human Capital dan Administrasi: TB Ari Wibawa Mukti
* Direktur Pengembangan Bisnis dan Niaga: Dwi Hartono
* Direktur Operasi Pembangkit Gas: Komang Parmita
ANTARA
Baca Juga: TBS Energi Selesaikan Pembiayaan PLTS Terapung Tembesi Batam
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









