Batam (gokepri.com) – Kader PKK dan Posyandu berperan penting tangani stunting di Kepri. Hal itu diungkapkan oleh pihak Dinas kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri.
Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat Dinkes Kepri Aniesa Putri Junita mengatakan melalui kader PKK dan posyandu keluarga perlu menambah wawasan,
“Khususnya ibu rumah tangga yang memiliki bayi balita supaya tidak stunting,” ujarnya, Sabtu 10 Juni 2023.
Baca Juga: Konsumsi Tablet Tambah Darah Jadi Upaya Cegah Stunting
Persoalan stunting kata dia bukan hanya persoalan kesehatan saja, tapi berkaitan juga dengan kemampuan ekonomi, geografis, SDM, hingga pola asuh anak.
Ia pun meminta kader PKK dan posyandu untuk turut berpartisipasi aktif menangani stunting di Kepri.
“Kalau dari bidang kesehatan saja proporsinya hanya 30 persen, sisanya dari OPD lain, instansi lainnya, lembaga lain,” ujarnya.
Dinkes Kepri nantinya akan melakukan pembinaan dan koordinasi dengan kader PKK dan posyandu di seluruh kabupaten kota di Kepri.
“Diharapkan PKK dan posyandu membantu mendeteksi mencegah dengan cara menimbang secara teratur, mengajak membawa anak ke posyandu, mengajak masyarakat untuk hidup sehat, bagaimana konsumsi makanan yang sehat bernutrisi, yang bisa mencegah dari stunting,” kata dia.
Menurut Aniesa, semakin sering kader diberi informasi dan orientasi maka akan memperkaya ilmu dan ilmu tersebut diharapkan bisa disebarkan ke masyarakat.
Sebelumnya, Satgas Stunting Provinsi Kepulauan Riau memberikan bantuan protein hewani berupa telur ayam untuk anak berisiko stunting di provinsi itu.
Koordinator Program Manager Satgas Stunting Provinsi Kepri Aditya Wira Pramono mengatakan anak berisiko stunting dapat mengonsumsi dua butir telur ayam setiap hari.
Aditya meminta masyarakat untuk lebih peduli dengan lingkungan sekitarnya. Misalnya saat menemukan anak yang kurus atau mengalami risiko stunting.
“Coba bantu dengan sedikit bantuan seperti protein hewani minimal telur ayam 2 butir per hari untuk anak berisiko stunting,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: Antara









