Pesan Khusus Wali Kota Amsakar untuk Pejabat Baru

Pelantikan pejabat pemko batam
Para pejabat yang baru dilantik berbaris di hadapan Wali Kota Batam Amsakar Achmad pada upacara pelantikan di lingkungan Pemerintah Kota Batam, Rabu (30/7). Perombakan ini diharapkan membawa penyegaran dan peningkatan kinerja pelayanan publik. GOKEPRI/Muhammad Ravi

BATAM (gokepri) – Wali Kota Batam Amsakar Achmad memberikan arahan dan pesan khusus kepada para pejabat baru yang dilantik pada Rabu (30/7/2025). Ia menekankan pentingnya sinergi, komitmen, dan keselarasan dalam menjalankan kebijakan strategis bersama Wakil Wali Kota, Li Claudia Chandra.

Untuk dua staf ahli wali kota, Jefridin Hamid dan Nurzalie, Amsakar menyatakan keduanya akan dilibatkan aktif dalam setiap agenda pemerintahan. “Pak Jef dan Pak Zali akan menjadi bagian dari pergerakan kami setiap waktu bersama Ibu Wakil,” ujar Amsakar.

Kepada Salim, Kepala Dinas PMP-K dan UKM yang baru, Amsakar menegaskan pentingnya akselerasi program UMKM. Ia berharap Salim membuat terobosan agar kebijakan bunga 0 persen untuk pelaku usaha mikro benar-benar dirasakan manfaatnya. “Jangan hanya sebatas MoU, tapi tidak tampak hasil riilnya,” tegas Amsakar.

Sementara kepada Hendri Arulan, yang kembali menakhodai Dinas Pendidikan, Amsakar mengapresiasi kelancaran proses penerimaan siswa baru. Ia meminta Hendri menjaga kesinambungan kebijakan tersebut. “Penerimaan murid baru relatif tanpa masalah. Pak Hendri harus kawal ini,” katanya. Ia juga menekankan pentingnya realisasi program beasiswa.

Kepada Dahlina Nopilawati, Kepala Dinas Pertanahan, Amsakar menaruh harapan besar terhadap penyelesaian program Kampung Tua. “Bu Lina, jangan tidur sebelum komitmen kita tentang kampung tua mulai terdefinisi secara jelas,” ujarnya.

Amsakar juga menekankan peran penting Tri Wahyu Rubianto sebagai Kepala Bappeda dalam menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). “Pak Tri, tugas Anda sekarang adalah mengawal RPJMD dan Perda-nya,” pesan Amsakar.

Terakhir, untuk Leo Putra, Kepala Dinas Perhubungan, Amsakar memberikan tantangan berat. Ia meminta Leo menyelesaikan persoalan parkir yang belum kunjung tuntas. “Kalau dalam enam bulan ke depan masih belum beres, maka kami sendiri yang akan turun tangan,” tegas Amsakar.

Amsakar menegaskan, rotasi dan mutasi ini bukan bentuk hukuman. Ia menyebut ini bagian dari strategi menempatkan orang-orang yang memiliki keselarasan visi dan kemampuan untuk menjalankan kebijakan pemerintahan ke depan.

“Tidak ada yang dihukum di sini,” pungkasnya.

Baca Juga: Wali Kota Amsakar Rombak Pejabat, Jefridin Jabat Staf Ahli

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait