Persetujuan Visa Indonesia Bertambah, Kru Film Diizinkan Masuk RI Lagi

Visa Film
Pembuatan film di studio Kinema, Nongsa, Batam. Foto diambil sebelum pandemi. (foto: istimewa)

Batam (gokepri.com) – Pemerintah menambah syarat persetujuan visa ke Indonesia. Tiga syarat itu yakni wisata, pembuatan film dan pendidikan.

Dengan aturan baru itu, orang asing diizinkan masuk Indonesia dengan tambahan tiga tujuan tersebut.

“Keputusan menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan,” demikian bunyi Keputusan Menkumham Nomor M.HH-03.GR.01.05 Tahun 2021, dikutip Jumat (15/10).

Beleid ini diteken Yasonna pada 13 Oktober 2021. Aturan ini pun menggantikan beleid yang lama yaitu Keputusan Menkumham M.HH-02.GR.01.05 Tahun 2021 yang diteken Yasonna pada 22 September 2021.

Beleid ini pada intinya mengatur soal kegiatan orang asing yang bisa diberi visa selama pandemi. Pertama, jumlah kegiatan yang dapat visa kunjungan bertambah 2, dari 9 menjadi 11. Keduanya yaitu wisata dan pembuatan film yang dapat visa kunjungan (indeks B211A).

Selanjutnya, jumlah kegiatan untuk visa tinggal terbatas juga bertambah 2 dari 11 menjadi 13. Pertama, pembuatan film yang bersifat komersial dan mendapat izin dari instansi berwenang (indeks C312) dan mengikuti pendidikan (indeks C316).

Perubahan aturan pemberian visa ini diterbitkan Yasonna seiring dengan kebijakan pemerintah mulai lagi pintu kedatangan bagi orang asing. Per hari ini, pemerintah telah mengizinkan orang asing dari 10 negara masuk ke Indonesia.

“Sesuai arahan Presiden RI, kami memberikan izin kepada 19 negara untuk bisa melakukan perjalanan menuju Bali dan Kepulauan Riau,” kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu, 13 Oktober 2021.

Ke-19 negara tersebut yaitu Arab Saudi, United Emirat Arab, Selandia Baru, Kuwait, Bahrain, Qatar, Cina, India, Jepang, Korea Selatan, Liechtenstein, Italia, Prancis, Portugal, Spanyol, Swedia, Polandia, Hungaria, dan Norwegia.

Tapi, turis asing hanya bisa masuk lewat penerbangan langsung ke Bali dan Kepulauan Riau. Syarat lain juga harus dipenuhi seperti hasil negatif RT-PCR maksimal 3×24 jam, punya asuransi kesehatan senilai Rp100 ribu atau Rp 1,4 miliar, dan karantina lima hari saat sampai di Indonesia.

Dampak bagi Batam

Aturan baru pembuatan visa ini diyakini akan menguntungkan Batam. Kota ini memiliki sektor perfilman lewat KEK Nongsa.

Di kawasan Nongsa berdiri Nongsa Digital Park yang di dalamnya ada studio film Kinema, milik Michael Wiluan. Kinema kerap dipercaya untuk memproduksi film yang distribusinya untuk pasar global, seperti HBO.

Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait mengatakan pihaknya menyambut baik keputusan pemerintah ini dalam rangka upaya percepatan pemulihan ekonomi Batam, dengan mendorong kembali kegiatan berusaha dan merangsang sektor wisata yang selama ini seolah menjadi mati suri akibat dampak langsung pandemi Corona Virus Disease 2019.

“Ini merupakan momen yang amat baik, untuk kembali menggeliatkan sektor-sektor penting yang selama ini benar-benar mati suri akibat terjangan Covid-19. Sektor wisata kita harapkan dapat bangkit agar dapat menggerakkan roda perekonomian,” kata Tuty.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, I Ismoyo mengatakan bahwa keputusan penambahan kegiatan meliputi wisata, perfilman dan pendidikan ini merupakan perwujudan dukungan kebijakan Keimigrasian dalam fungsi fasilitator pembangunan ekonomi.

Selaras dengan kebijakan KEK dalam PP Nomor 41 Tahun 2021 tentang KEK yang melaksanakan UU Cipta Kerja, tentunya ini menjadi kebaikan dan kesempatan bagi Batam dalam menghidupkan kembali kegiatan wisata orang asing secara bertahap sejalan dengan perkembangan angka Covid-19 yang menurun, serta dukungan daya saing industri perfilman di KEK.

“Visa untuk kunjungan wisata sudah ditetapkan kebijakannya. Dukungan industri perfilman makin didorong dan ini baik buat Batam. Kita harapkan bagus buat masyarakat Batam dari sisi roda ekonomi tentunya,” ungkap Ismoyo.

Lebih lanjut ia mengatakan orang asing pemegang visa atau izin tinggal yang sah dan berlaku kini dapat masuk wilayah Indonesia melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi setelah memenuhi protokol kesehatan.

“Seiring penurunan kasus Covid-19 di Indonesia, pemerintah membuka kembali akses bagi orang asing ke Indonesia. Jenis visa yang berkaitan dengan para pelaku usaha di Batam antara lain visa kunjungan, visa tinggal terbatas, dan izin tinggal terbatas,” ujar Ismoyo. (Can)

|Baca Juga: 

BAGIKAN