Perkuat Peran Gas Bumi di Masa Transisi Energi, PGN Boyong 7 Penghargaan BPH Migas 2024

BPH Migas Awards 2024
PGN meraih tiga penghargaan dalam ajang BPH Migas Awards yang diselenggarakan pada Jumat malam, 13 Desember lalu. Foto: PGN

JAKARTA (gokepri) – Subholding Gas Pertamina, PT PGN Tbk, memperkuat perannya dalam pengelolaan dan pengembangan infrastruktur gas bumi nasional. Berambisi menjadi pemimpin transisi energi, PGN terus berupaya menyediakan solusi energi gas bumi yang andal, terjangkau, dan berkelanjutan bagi Indonesia.

PGN mengelola 95 persen infrastruktur hilir gas bumi nasional, termasuk jaringan pipa sepanjang lebih dari 33 ribu kilometer. Perusahaan ini melayani lebih dari 820 ribu pelanggan di 17 provinsi dan 74 kota/kabupaten. Hingga September 2024 (sembilan bulan 2024), PGN menyalurkan volume gas bumi ke berbagai segmen pelanggan sebesar 854 BBTUD dan volume transmisi 1.527 MMSCFD.

Komitmen tersebut membuahkan hasil. PGN meraih tiga penghargaan dalam ajang BPH Migas Awards yang diselenggarakan pada Jumat malam, 13 Desember lalu. PGN dinobatkan sebagai Badan Usaha Niaga Gas Bumi Terbaik Kategori Besar (kontribusi volume di atas 10 persen) dan Badan Usaha Pengangkutan Gas Bumi Kategori Menengah Kecil (kontribusi volume di bawah 10 persen).

HBRL

PGN juga meraih penghargaan sebagai Badan Usaha Penugasan Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) dengan Volume Terbesar. Berdasarkan penugasan dan penetapan pemerintah, PGN telah menerapkan HGBT kepada 258 pelanggan di tujuh sektor industri dan pembangkit listrik dengan tingkat keandalan 100 persen.

Baca Juga:
PGN Teken Perjanjian Jual Beli LNG dengan Pelanggan Industri di Kawasan Timur Indonesia

Sejumlah anak perusahaan PGN pun turut meraih penghargaan atas dedikasi dan kontribusinya. PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) dan PT Pertamina Gas meraih penghargaan sebagai Badan Usaha Pengangkutan Gas Bumi Terbaik Kategori Besar. PT Kalimantan Jawa Gas dinobatkan sebagai Badan Usaha Pengangkutan Gas Bumi Terbaik Kategori Besar. PT Pertamina Gas juga meraih penghargaan sebagai Badan Usaha Niaga Gas Bumi Terbaik Kategori Kecil.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung, berharap BPH Migas Awards 2024 dapat meningkatkan kinerja dan motivasi perusahaan serta pemangku kepentingan dalam mendukung ketersediaan (availability), keterjangkauan (accessibility), dan harga yang terjangkau (affordability) gas bumi demi mewujudkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen.

“Kami berharap kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaku usaha terus berkembang. Kami berupaya menjaga kemajuan bersama, dengan target pertumbuhan yang sedikit menurun, namun pemerintah telah berhasil mencapai sekitar 8 persen dalam beberapa tahun terakhir,” kata Yuliot.

Keberhasilan PGN ini membuktikan peran perusahaan sebagai penggerak utama distribusi gas bumi nasional dan komitmennya mendukung kebijakan pemerintah dalam menyediakan energi terjangkau bagi sektor industri dan masyarakat.

Baca Juga:
PGN Agresif Kembangkan Pasar Gas Bumi di Indonesia Timur

PGN telah berperan aktif dalam transisi energi di Indonesia. Dengan jaringan infrastruktur yang luas, PGN terus mendorong penggunaan gas bumi sebagai energi yang ramah lingkungan, efisien, dan kompetitif. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi PGN untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan nasional.

“Penghargaan ini berkat kerja keras seluruh Perwira PGN yang selalu memberikan pelayanan terbaik dalam distribusi gas domestik. PGN juga berupaya menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi nasional demi mendukung pemerintah mewujudkan swasembada energi melalui penyediaan energi bersih dan efisien,” ujar Direktur Utama PGN, Arief Setiawan Handoko, 23 Desember 2024.

“Kami juga bangga atas penghargaan yang diraih anak-anak perusahaan PGN. Dedikasi dan inovasi seluruh anak perusahaan dalam menghadirkan layanan gas bumi yang aman dan berkelanjutan patut diapresiasi. Penghargaan ini juga membuktikan PGN berperan penting dalam mendukung ketahanan energi nasional dan memajukan sektor gas bumi Indonesia,” Arief menambahkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait