Perkuat Karakter Bangsa, Sekar Respaty Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di SMAN 16 Batam

Sekar respaty dpd ri
Anggota DPD RI/MPR RI Dapil Kepri, Dwi Ajeng Sekar Respaty, menyampaikan materi Empat Pilar MPR RI di hadapan ratusan siswa SMA Negeri 16 Batam, Kamis (15/5/2025). Ia mengajak pelajar untuk menjadikan Empat Pilar sebagai pedoman hidup di era digital. Foto: istimewa

BATAM (gokepri) – Upaya membentengi generasi muda dari tantangan era digital terus digencarkan. Anggota DPD RI/MPR RI Dapil Kepulauan Riau, Dwi Ajeng Sekar Respaty, menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di SMA Negeri 16 Kota Batam, pada Kamis (15/5/2025).

Mengangkat tema “Empat Pilar MPR RI sebagai Fondasi Karakter Pelajar Bangsa”, kegiatan ini diikuti ratusan siswa dan guru dengan antusiasme tinggi di aula sekolah. Suasana interaktif terlihat saat para peserta aktif berdiskusi mengenai relevansi nilai-nilai Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari di tengah gempuran informasi digital.

Dwi Ajeng dalam sambutannya menyoroti tantangan besar yang dihadapi generasi muda saat ini, seperti disinformasi, ujaran kebencian, krisis moral, dan lunturnya semangat kolektif akibat budaya digital yang serba instan.

HBRL

“Empat Pilar MPR RI bukan sekadar hafalan, tetapi harus menjadi pedoman hidup,” tegas Dwi Ajeng. Ia menjelaskan, Pancasila mengajarkan etika, UUD NRI Tahun 1945 menanamkan kesadaran hukum, NKRI membangun semangat persatuan, dan Bhinneka Tunggal Ika meneguhkan toleransi.

Sekar respaty dpd ri
Anggota DPD RI/MPR RI Dapil Kepri, Dwi Ajeng Sekar Respaty, menyampaikan materi Empat Pilar MPR RI di hadapan ratusan siswa SMA Negeri 16 Batam, Kamis (15/5/2025). Ia mengajak pelajar untuk menjadikan Empat Pilar sebagai pedoman hidup di era digital. Foto: istimewa

Sebagai pemateri utama, akademisi dari Fakultas Hukum Universitas Batam, Dr. Parameshwara, menekankan pentingnya literasi ideologi dan konstitusi, di samping literasi teknologi, untuk membentuk karakter pelajar di era digital.

“Pelajar harus menjadi agen perubahan yang mampu memproduksi konten positif, bersikap kritis terhadap hoaks, dan menjaga nilai kebangsaan di ruang digital,” ungkap Dr. Parameshwara.

Ratusan siswa SMAN 16 Batam menunjukkan antusiasme sepanjang acara, tidak hanya aktif bertanya, tetapi juga menunjukkan pemahaman akan pentingnya persatuan di tengah keberagaman. Para guru pun mengapresiasi kegiatan ini sebagai penguatan pendidikan karakter siswa.

Salah seorang siswa mengaku jadi lebih paham bahwa menjadi pelajar bukan hanya soal nilai ujian. “Tapi juga soal bagaimana kami bertindak dan bersikap sebagai warga negara yang cinta Indonesia,” tuturnya.

Di akhir kegiatan, Dwi Ajeng kembali mengajak para siswa untuk menjadikan Empat Pilar MPR RI sebagai nilai yang dipegang teguh dalam kehidupan sehari-hari.

“Mari jadi generasi yang cerdas secara digital, tetapi tetap teguh dalam karakter kebangsaan. Inilah bekal utama kalian untuk menjadi pemimpin bangsa di masa depan,” pungkasnya.

Baca Juga: Reses Bersama KPU Kepri, Senator Sekar Respaty Bahas Persiapan Pilkada Serentak

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Muhammad Ravi
Editor: Candra Gunawan

Pos terkait