Penumpang Lion Air Padang-Batam Panik, Pesawat Sempat Begini

Lion Air JT330
Pesawat Lion Air (Ilustrasi)

Padang (gokepri.com) – Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT-145 mengalami kendala teknis saat penerbangan Padang-Batam, Senin, 13 Desemebr 2021 siang.

Akibatnya, pilot pesawat tersebut harus kembali ke Bandara Internasional Minangkabau (BIM) atau Return To Base (RTB).

Kejadian itu membuat penumpang mengalami kepanikan.

HBRL

Evi Yandri, salah seorang penumpang mengatakan, saat penerbangan baru 40 menit, tekanan udara dalam pesawat sempat menurun.

Tidak hanya itu, penurunan udara ini juga membuat ketinggian pesawat menurun. Evi Yandri mengungkapkan, saat itu alat bantu bernafas penumpang langsung keluar.

“Posisi pesawat turun mendadak dan kami diminta untuk memasang masker oksigen yang sudah bergelantungan,” katanya dalam unggahan akun Facebook pribadinya.

Bagi anggota DPRD Sumbar itu, kondisi demikian membikin ia dan rombongan dari Komisi I tersebut panik.

“Panik ya panik,” ujarnya singkat.

Bahkan, saat dalam kondisi demikian, Evi mengaku bahwa dirinya sempat berfikir bahwa pesawat akan jatuh.

“Kalau memang dengan jalan ini kami kembali kepadaMu YA ROBBI, mohon ampuni kesalahan kami yang se pesawat ini YA ALLAH,” tulis Evi Yandri.

Namun tak lama kemudian, ia menyebut keadaan mulai membaik begitu pilot mengumumkan bahwa pesawat akan kembali ke BIM.

“Alhamdulillah dengan ketenangan pilot dan semua kru Lion Air kami kembali dan mendarat dalam keadaan baik-baik saja di Bandara BIM,” jelasnya.

Sebelumnya diketahui, setelah pilot mengambil langkah RTB, semua penumpang langsung dibawa ke ruang tunggu.

Humas Angkasa Pura II BIM, Fendrick Sondra mengatakan, penerbangan penumpang pesawat JT145 itu akan dilanjutkan pakai pesawat pengganti.

“Sudah berangkat ke Batam pukul 18:30 tadi pakai pesawat pengganti yang mendarat di BIM sekitar pukul 18:00 WIB,” pungkasnya.(*)

Sumber: katasumbar.com

Pos terkait