Batam (gokepri.com) – Facebook, WhatsApp dan Instagram dilaporkan mengalami down pada Senin (4/10) malam selama enam jam lamanya. Ketiga perusahaan tersebut memberikan sejumlah penjelasan resmi terkait hal itu.
“Kami mengetahui bahwa beberapa pengguna mengalami masalah mengakses aplikasi dan produk-produk kami. Kami bekerja agar semua dapat kembali normal secepatnya, dan kami meminta maaf atas ketidaknyamanan ini,” kata Facebook dikutip dari laman Twitternya, Selasa (5/10).
Menilik laporan laman Downdetector pada Selasa pagi, aplikasi WhatsApp sendiri mulai mendapatkan laporan kendala dari pengguna pada Senin (4/10) pukul 23.00 WIB. Setidaknya sebanyak 35 ribu lebih laporan diterima, mengeluhkan soal aplikasi, koneksi server, dan lamanya pengiriman pesan.
“Kami menyadari bahwa beberapa pengguna mengalami isu dengan WhatsApp saat ini. Kami bekerja keras untuk membuatnya kembali ke normal dan kami akan mengirimkan update terbaru secepatnya. Terima kasih atas kesabarannya,” cuit WhatsApp.
Pun dengan Instagram yang mendapatkan lebih dari 90 ribu laporan akan aplikasi yang bermasalah, laman web, dan feed.
“Instagram dan kawan-kawan sedang mengalami sedikit kesulitan sekarang, dan Anda mungkin juga menghadapi isu-isu tertentu saat menggunakannya. Kami sedang bekerja keras mengatasinya,” kata Instagram melalui Twitter, pukul 23.25 WIB.
Di Twitter, tagar #WhatsAppDown telah dicuitkan lebih dari 1,5 juta cuitan, #InstagramDown dan #Facebookdown dicuitkan warganet masing-masing setidaknya lebih dari 100 ribu cuitan.
Sekira 15-50 menit sebelum berita ini dibuat, Facebook, Instagram, dan WhatsApp masing-masing membuat cuitan tambahan mengenai update terkini dari masalah down tersebut.
“Instagram secara perlahan kembali normal. Terima kasih dan maaf sudah membuat Anda menunggu,” kata Instagram.
“Untuk komunitas masyarakat dan bisnis di seluruh dunia yang bergantung pada layanan kami, kami meminta maaf. Kami telah bekerja keras untuk mengembalikan akses ke aplikasi dan layanan kami, dan kami senang untuk melaporkan bahwa mereka telah kembali. Terima kasih untuk kesabarannya,” cuit Facebook.
WhatsApp juga menulis, “Kami meminta maaf untuk semuanya yang belum bisa menggunakan WhatsApp hari ini. Kami perlahan dan secara hati-hati membuatnya berfungsi lagi. Terima kasih atas kesabarannya dan kami akan terus memberikan update jika ada informasi yang perlu kami bagi.
Sebagian Kembali Normal
Facebook, Instagram, dan WhatsApp setidaknya terhubung kembali sebagian ke internet global pada Senin sore waktu setempat, hampir enam jam setelah pemadaman (terputus) yang melumpuhkan platform media sosial itu.
Facebook dan aplikasi WhatsApp dan Instagram-nya menjadi gelap sekitar tengah hari waktu Timur (16.00 GMT), dalam apa yang dikatakan oleh kelompok pemantau situs web Downdetector sebagai kegagalan terbesar yang pernah dilihatnya.
Sekitar 17.45 ET (Eastern Time), beberapa pengguna Facebook mulai mendapatkan kembali akses sebagian ke tiga aplikasi.
Pemadaman itu adalah pukulan kedua bagi raksasa media sosial itu dalam beberapa hari setelah seorang pelapor pada Minggu (3/10/2021) menuduh perusahaan itu berulang kali memprioritaskan keuntungan daripada menekan ujaran kebencian dan informasi yang salah.
Saham Facebook, yang memiliki hampir 2 miliar pengguna aktif harian, anjlok 4,9 persen pada Senin (4/10/2021), di tengah aksi jual yang lebih luas dalam saham teknologi.
Pakar keamanan mengatakan gangguan itu bisa jadi merupakan akibat dari kesalahan internal, meskipun sabotase oleh orang dalam secara teoritis mungkin terjadi.
“Facebook pada dasarnya mengunci kunci-kuncinya di dalam mobilnya,” cuit Jonathan Zittrain, direktur Harvard Berkman Klein Center for Internet & Society.
Segera setelah pemadaman, Facebook mengakui pengguna mengalami kesulitan mengakses aplikasinya tetapi tidak memberikan secara spesifik tentang sifat masalahnya atau mengatakan berapa banyak pengguna yang terpengaruh oleh pemadaman tersebut.
Tim teknisi Facebook meminta maaf saat aplikasi mulai kembali terhubung.
“Kepada komunitas besar orang dan bisnis di seluruh dunia yang bergantung pada kami: kami minta maaf,” cuit tim tersebut pada Senin (4/10/2021).
“Kami telah bekerja keras untuk memulihkan akses ke aplikasi dan layanan kami dan dengan senang hati melaporkan bahwa mereka telah kembali terhubung sekarang. Terima kasih telah menemani kami.”
Beberapa karyawan Facebook yang menolak disebutkan namanya mengatakan bahwa mereka percaya bahwa pemadaman itu disebabkan oleh kesalahan routing internal ke domain internet yang diperparah oleh kegagalan alat komunikasi internal dan sumber daya lain yang bergantung pada domain yang sama untuk bekerja.
Raksasa media sosial, yang merupakan platform periklanan digital terbesar kedua di dunia, kehilangan sekitar 545.000 dolar AS dalam pendapatan iklan AS per jam selama pemadaman, menurut perkiraan dari perusahaan pengukuran iklan Standard Media Index.
|Baca Juga: WhatsApp, Facebook, Instagram Down Berjam-Jam, Twitter Catatkan Rekor Pengguna







