GEMPA VENEZUELA: Korban Meninggal 1.430 Orang, 6,76 Juta Warga Terdampak

Korban meninggal Gempa venezuela
Tim penyelamat terus mencari korban selamat di antara reruntuhan bangunan yang ambruk di kawasan San Bernardino, Caracas, Venezuela, pada 25 Juni 2026. ANTARA/Diko Betancourt - Anadolu Agency

BATAM (gokepri) – Jumlah korban tewas akibat gempa kembar yang mengguncang Venezuela bertambah menjadi 1.430 orang. Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM), badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), memperkirakan 6,76 juta orang terdampak bencana tersebut.

Data terbaru itu disampaikan Ketua Majelis Nasional Venezuela Jorge Rodríguez pada Sabtu (27/6/2026). Menurut dia, 3.238 orang mengalami luka-luka dan 3.142 keluarga kehilangan tempat tinggal.

“Saat ini kami telah mendata 1.430 saudara dan saudari kami yang, sayangnya, telah meninggal dunia,” ujar Rodríguez dalam pidato yang disiarkan televisi pemerintah VTV.

Baca Juga: Gempa Besar Kembali Guncang Jepang

Rodríguez mengatakan pemerintah telah menyalurkan bantuan medis kepada korban luka. Pemerintah juga menempatkan keluarga yang kehilangan rumah di lokasi pengungsian serta menyiapkan bantuan lanjutan.

Selain itu, tim medis telah memberikan 12.000 layanan kesehatan di wilayah terdampak. Lebih dari 5.000 orang juga menerima bantuan di sejumlah pos pelayanan kesehatan.

IOM memperkirakan jumlah penduduk yang terdampak gempa dapat mencapai 6,76 juta orang. Sekitar 2 juta orang di antaranya berada di Caracas, ibu kota Venezuela.

Berdasarkan analisis awal citra satelit, sekitar 31,5 persen bangunan di Catia La Mar mengalami kerusakan. IOM menyatakan penilaian di lapangan masih terus berlangsung.

“Jam-jam dan hari-hari pertama setelah bencana merupakan masa yang sangat menentukan,” ujar Direktur Jenderal IOM Amy Pope.

Menurut Pope, IOM telah menyalurkan bantuan darurat yang sebelumnya disiapkan. Organisasi itu berkoordinasi dengan pemerintah Venezuela, PBB, dan mitra kemanusiaan untuk menyediakan tempat penampungan, bantuan kebutuhan pokok, dan perlindungan bagi warga terdampak.

IOM juga memperkirakan jumlah pengungsi akan bertambah seiring perpindahan warga ke daerah yang lebih aman.

Gempa berkekuatan 7,2 dan 7,5

Menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), dua gempa berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang Venezuela pada Rabu (24/6/2026). Kedua gempa terjadi dengan selang waktu 39 detik.

Gempa bermagnitudo 7,5 berpusat sekitar 23 kilometer di tenggara Yumare, Negara Bagian Yaracuy. Sementara gempa bermagnitudo 7,2 berpusat sekitar 23,9 kilometer di timur laut San Felipe.

Pemerintah Venezuela menetapkan status darurat nasional setelah gempa tersebut. Wilayah La Guaira dan Caracas menjadi daerah yang mengalami kerusakan paling parah.

Pada Jumat (26/6/2026), gempa susulan bermagnitudo 4,9 kembali mengguncang Caracas dan Maracay ketika proses evakuasi masih berlangsung.

Indonesia sampaikan belasungkawa

Pemerintah Indonesia menyampaikan duka cita kepada pemerintah dan rakyat Venezuela atas bencana tersebut.

“Kami juga menyampaikan duka cita kepada keluarga para korban dan seluruh masyarakat yang terdampak oleh tragedi ini,” tulis Kementerian Luar Negeri RI melalui akun X, Sabtu (27/6/2026).

Kementerian Luar Negeri juga menyatakan solidaritas kepada Venezuela dan berharap masyarakat di negara itu segera pulih. Bantuan kemanusiaan dari sejumlah negara juga mulai berdatangan untuk mendukung penanganan bencana. ANADOLU/SPUTNIK/ANTARA

Baca Juga: Gempa M 4,1 Guncang Nias Barat Siang Ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait