Jakarta (gokepri.com) – Kementerian Komunikasi dan Informatika akan memadamkan siaran televisi (TV) analog di beberapa daerah. Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI) mengusulkan Batam untuk pemadaman siaran TV analog pertama, karena dinilai sudah siap.
“Ada tiga tahapan yang diusulkan. Untuk 30 September 2021 diawali di Batam (Provinsi Kepulauan Riau),” ujar Ketua Umum ATVSI, Syafril Nasution, Rabu (9/6/2021).
Usulan pemadaman siaran TV analog selanjutnya adalah 30 September 2022 untuk kota-kota yang berada di luar ibukota provinsi. Kemudian pada 22 November 2022 pemadaman siaran TV analog untuk ibukota provinsi.
ATVSI memahami bahwa penghentian penghentian penyiaran TV analog ke siaran TV digital atau Analog Switch-Off (ASO) sebagai bagian dari tahapan ASO nasional di 2 November 2022. Syafril berharap pelaksanaan ASO diterapkan pada daerah yang benar-benar sudah siap, seperti Batam.
“Untuk melakukan ASO tidak serta merta begitu saja. Tentu ada tahapan, Kita pilih daerah yang benar-benar siap untuk melaksanakan ASO, yaitu Batam. Karena Batam pada umumnya masyarakat disana sudah menonton televisi dengan perangkat digital,” katanya.
Sementara itu Kementerian Komunikasi dan Informatika menyampaikan dari 14 wilayah siaran di Aceh, sebanyak 4 wilayah akan dipadamkan siaran analognya paling lambat pada 17 Agustus 2021. Secara bertahap, seluruh wilayah siaran akan dipadamkan siaran analognya dan dialihkan ke siaran TV digital.
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate menyampaikan pemadaman siaran analog untuk tahap awal dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kemenkominfo telah mendesain jaringan layanan siaran televisi digital di seluruh Indonesia dengan merujuk pada standar Internasional Telecommunication Union (ITU).
Faktor-faktor seperti kondisi geografis, luas wilayah perbatasan, spektrum frekuensi radio dan kemampuan teknologi siaran digital, kata Johnny, mempengaruhi desain akhir, termasuk di Provinsi Aceh. Di kota yang memiliki julukan Kota Serambi Makkah itu, wilayah siaran digital akan terbagi menjadi 14 wilayah siaran. Pada tahap awal, siaran digital akan digelar di 4 dari 14 wilayah layanan.
Baca juga: Kementerian Kominfo Bangun 35 BTS di Kepri
“Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar termasuk sebagai daerah kandidat pelaksanaan Analog Switch Off di tahap pertama,” kata Johnny. (wan)









