Tanjungpinang (gokepri.com) – Vaksinasi di kalangan anggota dewan atau wakil rakyat di kabupaten/kota dan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) masih minim. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan pada dosis pertama vaksinasi, partisipasi wakil rakyat menjalani vaksinasi tak sampai 1 persen.
Di Kota Batam, misalnya, baru 14 wakil rakyat yang telah mendapatkan dosis pertama vaksinasi atau 0,01 persen dari target provinsi. Padahal ada 50 anggota dewan di DPRD Kota Batam.
Kemudian di Tanjungpinang ada 23 wakil rakyat yang telah mendapatkan dosis pertama vaksinasi atau baru 0,02 persen dari target provinsi. Sementara di kabupaten/kota lainnya di Provinsi Kepri, partisipasi wakil rakyat masih nihil.
Masih minimnya partisipasi wakil rakyat untuk menjalani vaksinasi tersebut sangat memprihatinkan. Seharusnya wakil rakyat bisa menjadi contoh bagi masyarakat agar bersedia divaksin. Apalagi wakil rakyat sering melakukan komunikasi terbuka dengan masyarakat, sehingga sangat berisiko tertular ataupun menularkan Covid-19.
Saat ini pemerintah terus berupaya mengejar target agar sebanyak 70 persen atau 181,5 juta masyarakat Indonesia bisa mendapatkan vaksinasi Covid-19. Percepatan vaksinasi pun dilakukan di seluruh daerah.
Secara nasional, pemerintah menargetkan 40.349.049 target penerima vaksinasi untuk lansia, tenaga kesehatan, dan petugas publik. Data Kementerian Kesehatan per Jumat (18/6), Provinsi Kepri telah mevaksinasi pertama 447.165 orang atau 156,01 persen dari target nasional untuk Provinsi Kepri sebanyak 286.625.
Vaksinasi tahap pertama di Kepri bagi tenaga kesehatan dan petugas publik telah melampaui target. Namun vaksinasi bagi lansia masih jauh dari target.
Jumlah tenaga kesehatan di Kepri yang menjalani vaksinasi dosis pertama mencapai 15.368 orang atau 108,83 persen dari target 14.121. Sedangkan pada vaksinasi dosis kedua mencapai 14.129 orang atau 100,06 persen.
Kemudian vaksinasi bagi petugas publik di Kepri mencapai 405.653 orang atau 314,72 persen dari target 128.893. Sedangkan pada vaksinasi dosis kedua mencapai 56.385 orang atau baru 43,75 persen.
Sementara untuk vaksinasi pada lansia, targetnya menyasar 143.611 lansia. Namun baru mencapai 25.363 atau 17,66 persen pada vaksinasi dosis pertama dan 11.592 atau 8,07 persen pada vaksinasi dosis kedua.
Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kepri, Arif Fadillah, mengungkapkan capaian progres vaksinasi di seluruh kabupaten/kota terus meningkat signifikan. Terlebih, antusias warga yang menyadari pentingnya vaksinasi demi mencegah penularan Covid-19 semakin baik.
“Alhamdulillah, sudah mulai membaik. Capaian terus mengalami peningkatan,” ungkapnya, Jumat (18/6/2021).
Arif menjelaskan, Pemprov Kepri bersama kabupaten/kota akan terus menggesa pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Karena, vaksinasi merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menekan penyebaran virus corona.
Menurut Arif, jika capaian vaksinasi sudah mencapai 70 persen di suatu daerah, maka secara tidak langsung akan tercipta kekebalan komunal di masyarakat. “Nah, jika sudah begitu, potensi tertular masih tetap ada. Namun, paling tidak terinfeksinya tidak lama dan tanpa gejala,” ucapnya.
Arif menambahkan, sesuai dengan arahan Gubernur pihaknya menargetkan hingga akhir Juni 2021 capaian vaksinasi 50 persen dari 1,4 juta orang. Dari target tersebut, capaian vaksinasi per 17 Juni di Kota Batam baru 199.355 orang atau 25,40 persen. Kemudian Kota Tanjungpinang 65.583 orang atau 41,37 persen, Kabupaten Bintan 48.763 orang atau 42,93 persen, Karimun 47,965 orang atau 26,20 persen, Anambas 8.442 orang atau 25,97 persen, Natuna 16.237 orang atau 28,81 persen, dan Lingga 15.178 orang atau 20,71 persen.
Baca juga: Rudi Tinjau Vaksinasi di Galangan Kapal
“Kita terus berupaya, apalagi dukungan pemerintah pusat juga terus yang menjamin ketersediaan stok vaksin,” kata Arif. (wan)









