Panitia Lelang SPAM Harus Profesional, Rafki : Gagalnya Pra Kualifikasi Pertama Harus Jadi Pelajaran

permenaker no 18 tahun 2022
Ketua Apindo Batam, Rafki Rasyid. (foto: Dok.Pribadi)

Batam (gokepri.com) – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Batam mengingatkan kepada Badan Pengusahaan (BP) Batam, spuaya lebih berhati-hati dalam melaksanakan pra kualifikasi tender Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kota Batam.

Ketua Apindo Kota Batam, Rafki Rasyid mengatakan gagalnya pra kualifikasi pertama harus dijadikan pelajaran oleh panitia lelang. Sehingga lebih berhati hati dalam melaksanakan dan memutuskan lelang.

“Agar kejadian gagalnya pra kualifikasi beberapa waktu lalu tidak terulang kembali,” kata Rafki, Selasa (26/10/2021).

HBRL

Pihaknya juga mengingatkan kepada panitia lelang BP Batam supaya dapat terus profesional dalam menjalankan tugasnya. Tanpa ada intervensi oleh siapa pun atau pihak mana pun.

Karena persoalan air bersih ini sangat penting dan menyangkut hajat hidup orang banyak. Jika kemudian terpilih pengelola yang kurang profesional maka seluruh masyarakat Batam yang akan menanggung akibatnya.

“Jadi pekerjaan panitia lelang SPAM Batam ini tidak main-main dan diawasi sepenuhnya oleh masyarakat,” katanya.

Persoalan air bersih juga menjadi pertimbangan utama para investor dalam menanamkan modalnya. Sebab, jika ternyata air bersih di Batam bermasalah maka bisa saja ada investor yang enggan berinvestasi di Batam.

“Karena itu hasil kerja panitia lelang SPAM Batam ini juga bisa berdampak pada perekonomian Batam di sektor lainnya,” katanya.

Maka itu panitia lelang diharapkan dapat bekerja profesional, pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat untuk memberikan kepercayaan kepada panitia lelang sambil tetap diawasi bersama sama.

“Siapa pun pemenang lelang nanti yang diputuskan kita percayai sebagai yang terbaik dari seluruh peserta lelang yang ada,” katanya.

(ard)

|Baca Juga : Pra Kualifikasi Lelang Spam Batam Kembali Dibuka

Pos terkait