Movieland Lido City: Langkah Cepat Hary Tanoe setelah Kantongi Insentif Pajak

movieland lido city
Taipan Indonesia, Hary Tanoesoedibjo. (Foto: Reuters/Edgar Su)

Bogor (Gokepri.com) – Taipan Indonesia, Hary Tanoesoedibjo, memperkenalkan proyek studio film yang didalamnya ada kompleks properti pariwisata seperti Hollywood. Pembangunan proyek di Bogor ini sudah dimulai sejak akhir pekan lalu setelah kawasan Lido menjadi KEK.

Lido City telah ditetapkan sebagai kawasan ekonomi khusus (KEK) untuk pariwisata. Dengan begitu, kawasan ini memperoleh pemotongan pajak perusahaan, pemotongan pajak penjualan barang mewah dan mendapatkan keringanan izin.

“Sekitar 1.000 hektare sudah mendapatkan izin kawasan ekonomi khusus,” kata Bos MNC Group Hary Tanoesoedibjo dikutip dari Reuters, Senin (15/2/2021).

HBRL

Untuk proyek studio film akan sepenuhnya dikuasai oleh MNC di atas lahan seluas 21 hektare. Hary Tanoe berharap Movieland studio akan menjadi pusat kreatif dan Hollywood versi Indonesia.

Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus Indonesia, yang merekomendasikan Presiden Joko Widodo menyetujui status KEK tersebut. Dewan KEK memproyeksikan Lido City dapat menarik investasi USD2,4 miliar dan mendatangkan 3,17 juta turis per tahun atau total 63,4 juta orang hingga 2038.

Pada 10 Februari 2021 lalu, Dewan Nasional KEK menyetujui pembentukan dua KEK baru, yaitu KEK Lido di Provinsi Jawa Barat dan KEK JIIPE di Provinsi Jawa Timur pada Sidang Dewan Nasional KEK yang diselenggarakan pada 10 Februari 2021.

Dengan didapatkannya status KEK Pariwisata, Badan Usaha dan Pelaku Usaha di kawasan MNC Lido City akan menikmati berbagai kemudahan dan fasilitas insentif perpajakan sesuai Peraturan Menteri Keuangan nomor 237/PMK.010/2020.

MNC menginvestasikan modal senilai Rp1 triliun di KEK Lido City dan berhak mendapat pembebasan pajak 50% hingga 20 tahun.

Movieland Lido City

Movieland merupakan fasilitas creative hub untuk outdoor production, khusus drama atau film. Dengan adanya fasilitas tersebut, maka produksi film di Indonesia, terutama kualitas produksi PT MNC Studios International Tbk. (MSIN) diharapkan bisa seperti HollywoodM

Usulan KEK Lido adalah KEK Pariwisata dengan rencana bisnis pengembangan atraksi (theme park kelas dunia, lapangan golf, serta retail and dining), pengembangan akomodasi (six stars luxury resort, hotel berbintang lainnya, serta pengembangan TOD), dan pengembangan ekonomi kreatif (studio film dan festival musik).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang juga merupakan Ketua Dewan Nasional KEK berharap KEK Lido betul-betul bisa mendorong pariwisata di Indonesia.

“Hasilnya harus jelas, turis ke Jawa Barat juga harus yang berkualitas internasional. Ini harus menjadi yang premium juga, dan devisanya pun juga premium,” ujar Airlangga.

(can)

|Baca Juga: 2025, KEK Ditargetkan Datangkan Investasi Rp725 Triliun dan Serap 672.173 Pekerja

Pos terkait