Batam (gokepri.com) – Ketua DPC Demokrat Kota Batam M Al Ichsan menolak berkomentar mengenai mundurnya Asnah dari jabatan Ketua Demokrat Kepri termasuk juga ihwal Kamaruddin Muda yang tak menjabat sekretaris.
Soal Kamaruddin Muda yang tak diakomodir dalam kepengurusan DPC Demokrat Batam ditengarai menjadi alasan Asnah mundur dari Ketua DPC Demokrat Kepri padahal ia baru menjabat tiga bulan.
Menyikapi hal itu, Ketua DPC Demokrat Batam M Al Ichsan tak ingin berkomentar banyak soal pernyataan Asnah tersebut.
“Saya no komen, itu sensitif,” kata Ichsan, Rabu 3 Agustus 2022.
Ichsan menyebut saat ini ingin fokus untuk bekerja dan membesarkan partai.
“Fokus kami cuma untuk membesarkan partai,” katanya singkat.
Sebelumnya, pernyataan soal klausul Kamaruddin itu keluar dari Plt DPP Demokrat Didik Mukrianto, dalam keterangan tertulis pada 1 Agustus 2022 atau tak lama setelah aksi Asnah melepas atribut partainya.
Pernyataan itu juga dibunyikan kembali saat konferensi pers yang digelar di Vista Hotel Rabu 3 Agustus 2022.
“Penyebab mundurnya Asnah sudah dijelaskan tegas. Memang salah satu keinginan ibu Asnah ingin menempatkan menantunya di partai ini,” kata Didik yang hadir pertama kali di Batam.
Ia menegaskan Partai Demokrat mempunyai mekanisme terdiri dalam memilih kader, tidak hanya menggunakan politik praktis. Ia juga menepis bahwa DPP-lah yang menjanjikan, menantu Asnah mendapat tempat di DPC Demokrat Batam.
“Kami tidak menjanjikan apapun, partai ini taat asas dan taat aturan. Nah. Jika ingin berkompetisi dan menjai pemimpin harus mekanisme itu. Kami DPP tidak bisa diatur. Kami bukan partai yang praktis tapi yang kami kedepankan itu untuk regenerasi kader kami,” papar Didik.
Penulis: Engesti








