Karimun (gokepri.com) – Sudah tiga hari nelayan asal Dusun Pelambung, Desa Pongkar, Kecamatan Tebing, Abu Bakar (44) dinyatakan hilang saat melaut pada Selasa, 23 Juli 2024 lalu.
Namun, sampai saat ini korban masih belum juga ditemukan.
Kepala Dinas Perikanan Kepri Cabang Karimun, Faizal mengatakan, hingga saat ini proses pencarian nelayan tersebut masih belum membuahkan hasil.
“Sudah hari ketiga pencarian, tapi tim pencari masih belum menemukan korban,” ujar Faizal kepada wartawan, Kamis sore.
Kata Faizal, setelah memasuki hari ketiga, area pencarian korban makin diperluas.
Menurut dia, titik pencarian korban adalah di sekitar perairan Takong Hiu, Pulau Karimun Anak dan perairan di sekitar Kabupaten Karimun lainnya.
Kendati lokasi pencarian sudah makin diperluas, hanya saja korban tetap belum ditemukan.
Faizal menyebut, setelah tiga hari melakukan pencarian, maka Jumat 26 Juli 2024 tim SAR gabungan tidak melakukan pencarian terhadap korban.
“Proses pencarian korban dihentikan sementara,” katanya.
Meskipun begitu, proses pencarian oleh pihak keluarga, kerabat dan nelayan setempat mungkin saja akan terus berlanjut.
Diberitakan, Abu Bakar (44) seorang nelayan asal Dusun Pelambung, Desa Pongkar, Kecamatan Tebing dikabarkan hilang saat melaut di perairan Tanjung Medang, Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis.
Abu Bakar berangkat dari rumahnya di Dusun Pelambung menggunakan pompong (armada tangkap ikan nelayan tradisional) untuk mencari ikan di laut.
Namun, tiba-tiba saja pompongnya tersebut menabrak rumah warga Tanjung Medang, Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis dengan keadaan mesin dalam kondisi hidup.
Penulis: Ilfitra









