Masih Aman, Kasus Polio Belum Ditemukan di Kepri

TBC di Kepri
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri Mohammad Bisri. (Foto: gokepri/Engesti)

TANJUNGPINANG (gokepri.com) – Kasus polio beberapa hari terakhir ini lagi ramai dibahas, hal ini menyusul adanya temuan kasus di Pidie, Aceh. Berdasarkan data di Dinas Kesehatan Kepri, Provinsi Kepri masih aman dari kasus tersebut.

“Belum ada ditemukan kasus polio pada anak di bawah 15 tahun saat ini di Kepri,” kata Kepala Dinkes Kepri Muhammad Bisri di Tanjungpinang, Jumat 26 November 2022.

Polio merupakan penyakit saraf yang dapat menyebabkan kelumpuhan permanen. Polio ditularkan melalui air dan makanan yang terkontaminasi atau kontak dengan orang yang terinfeksi.

HBRL

Bisri mengatakan penyakit polio ditandai dengan kondisi anak tidak bisa berjalan atau lumpuh layuh.

Untuk mendeteksi hal itu di Kepri, pihaknya akan melakukan surveilans terhadap anak yang demam dan tak bisa berjalan.

“Kita akan ambil sampelnya, lalu diperiksa apakah itu gejala polio atau bukan,” ujar Bisri.

Untuk menghindari polio dan penyakit lainnya, Bisri mengimbau para orang tua untuk melakukan imunasi dasar lengkap terhadap anak.

Bisri mengatakan imunisasi dasar lengkap terdiri dari tujuh macam. Masing-masing, pada saat bayi lahir menerima HB, satu bulan diberikan BCG Polio.

Kemudkan dua bulan diberi DPT HB HIB plus Polio, bulan ketiga diberi booster ditambah DPT HB HIB plus Polio, bulan keempat diberi DPT DPT HB HIB plus Polio dan Polio yang injeksi hingga bulan 9 diberi MR.

Bisri mengatakan imunisasi penting sebagai investasi kesehatan agar anak-anak Kepri sehat. Secara umum imunisasi menjadi tindakan atau langkah untuk mendukung masa depan anak-anak.

“Capaian imunisasi dasar lengkap di Kepri sudah tinggi, di atas 90 persen,” ungkap Bisri.

Kasus polio ini mencuat pada awal November 2022 di kabupaten Pidie, Aceh. Kementerian Kesehatan menetapkannya sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) Polio.

Hingga Kamis (24/11), Dinas Kesehatan Aceh mencatat kasus polio atau lumpuh layuh tipe dua di daerah itu sudah sebanyak empat orang.

Baca Juga: Jangan Dulu Minum Obat Sirup, Dinkes Kepri Temukan Tiga Kasus Gagal Ginjal Akut

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Asrul Rahmawati

Sumber: ANTARA

 

Pos terkait