Jakarta (Gokepri.com) – Tingkat pengunjung ke pusat perbelanjaan atau mal di DKI Jakarta belum pulih seperti sebelum pandemi.
Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonsus Widjaja mengatakan pengunjung mal tidak mengalami peningkatan signifikan.
“Tingkat kunjungan hingga saat ini masih flat, sekitar 30 hingga 40 persen,” kata Alphonsus dikutip dari Coconuts.co.
Ia menambahkan rendahnya jumlah pengunjung tersebut karena penerapan berbagai batasan yang ditetapkan pemerintah.
Namun, kata Alphonsus, angka kunjungan ke mal di luar ibu kota lebih tinggi menyusul pelonggaran kebijakan pembatasan sosial di daerahnya masing-masing.
Pada pertengahan Januari lalu, asosiasi mengajukan ide untuk melakukan vaksinasi COVID-19 di mal kepada pemerintah Indonesia guna mempercepat distribusi vaksin.
Jakarta saat ini berada di bawah protokol penguncian parsial Penegakan Pembatasan Kegiatan Publik (PPKM) versi “mikro” hingga setidaknya 22 Maret. Berdasarkan protokol tersebut, mal diizinkan untuk buka hingga pukul 21.00, dua jam lebih lambat dari sebelumnya di bawah aturan yang lebih ketat. pembatasan. (Can)
|Baca Juga: Rp12 Juta per Malam, Mengintip Kamar Sultan Best Western Premier Panbil








