Lomba Bertutur Cerita Rakyat, Upaya Pemkab Anambas Menanamkan Cinta Budaya Sejak Dini

lomba bertutur
Para pemenang Lomba Bertutur di Anambas, Jumat 14 Juni. Foto: gokepri/Wisnu Een

ANAMBAS (gokepri) – Kabupaten Kepulauan Anambas meriah dengan penyelenggaraan Lomba Bertutur Tingkat Sekolah Dasar/Madrasah yang diadakan di Aula Siantanur Tarempa. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas ini diikuti oleh puluhan siswa perwakilan dari setiap kecamatan di wilayah kabupaten pada Kamis (13/6/2024).

Acara dibuka secara resmi oleh Akmarruzaman, Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Kepulauan Anambas. Dalam sambutannya, Akmarruzaman menyampaikan apresiasi kepada para peserta dan panitia penyelenggara.

Baca:

“Lomba bertutur ini merupakan salah satu cara untuk menanamkan cinta terhadap bahasa dan budaya lokal sejak dini. Saya sangat bangga melihat antusiasme anak-anak kita dalam mengikuti kegiatan ini,” ujar Akmarruzaman.

Semangat dan rasa percaya diri mewarnai penampilan para peserta. Mereka membawakan berbagai cerita rakyat dari Kepulauan Anambas dan daerah lainnya di Indonesia dengan penuh penghayatan. Penampilan mereka dinilai berdasarkan aspek penguasaan materi, intonasi, ekspresi, dan kreativitas dalam bercerita.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, Rusmanda Azmurani mengungkapkan tujuan dari lomba ini bukan hanya untuk mencari juara, tetapi juga untuk melestarikan dan mengenalkan kembali cerita rakyat kepada generasi muda.

“Kami berharap anak-anak bisa lebih mencintai budaya mereka sendiri dan memahami nilai-nilai moral yang terkandung dalam cerita-cerita tersebut,” kata Rusmanda.

lomba bertutur
Salah satu pemenang Lomba Bertutur di Anambas. Foto: gokepri/Wisnu Een

Kirana Citra Lestari dari SDN 001 Tarempa keluar sebagai juara pertama dengan cerita “Putri Pandan Berduri”. Ia berhasil memukau dewan juri dengan penampilannya.

Nurul Aini dari SDN 001 Air Asuk dengan cerita “Asal Usul Batu Ampar” meraih juara kedua, disusul Jelo Devianto dari SDN 006 Tanjung dengan cerita “Asal Usul Kota Ranai” di posisi ketiga.

Para pemenang menunjukkan bakat luar biasa mereka dalam bertutur dan menyampaikan cerita dengan ekspresi dan intonasi yang menarik. Penampilan mereka disambut meriah oleh para penonton yang hadir.

Acara diakhiri dengan penyerahan hadiah dan piala kepada para pemenang. Para peserta dan penonton tampak puas dan gembira dengan pelaksanaan lomba yang berlangsung lancar dan sukses ini. Diharapkan, kegiatan seperti ini dapat terus diselenggarakan setiap tahunnya untuk mengembangkan bakat dan minat anak-anak dalam bertutur dan mencintai budaya lokal.

Lomba Bertutur Tingkat Sekolah Dasar/Madrasah ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan budaya dan tradisi lokal. Diharapkan melalui kegiatan ini, generasi muda dapat lebih mengenal dan mencintai kekayaan budaya Kepulauan Anambas yang tak ternilai harganya.

Penulis: Wisnu Een

Cek Berita dan Artikel yang lain diĀ Google News

BAGIKAN