Tanjungpinang (gokepri) – KPID dan pers turut berperan penting dalam menyukseskan pemilihan umum. Selain menciptakan berita yang benar dan terpercaya kepada publik, pers juga berperan dalam menangkal hoaks tentang pemilu.
Topik ini dibahas Ketua Komisi Penyiaran Informasi Daerah (KPID) Kepulauan Riau, Hengky Mohari dan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepulauan Riau Andi dalam dialog di TVRI Stasiun Kepulauan Riau.
Dalam program Kepri Gemilang itu, penyiar televisi Sri Wahyuni Putri memaparkan, berbincang dan berdialog tentang tugas dan fungsi serta peran KPID dan PWI dalam mensukseskan Pemilu 2024. Senin (29/1/24).
Baca Juga: PWI Gandeng BUMN Gelar UKW Gratis, Pendaftaran Sudah Dibuka
KPID dan PWI Kepri memiliki tugas dan fungsinya dalam mengawasi dan mensukseskan pemilu 2024. Hengky Mohari menyatakan penyiaran itu memberikan informasi yang layak dengan menyaring informasi yang beredar di publik. “KPID juga mengawasi penyiaran televisi dan radio. Terkait pemilu mengawasi penyiaran betul-betul memberikan informasi kepada masyarakat dan menghindari informasi hoax,” kata Hengky.
Lembaga penyiaran televisi dan radio di Kepri ini ada 69 dan terdiri 4 lembaga penyiaran di antaranya yaitu penyiaran swasta, penyiaran publik, penyiaran langganan dan penyiaran komunitas yang sifatnya terbatas.
Sementara tugas dan fungsi PWI Kepri dalam mensukseskan pemilu 2024. Menurut Ketua PWI Kepri, Andi, wartawan harus menghindari berita-berita hoaks.
“Masyarakat tidak begitu saja menerima dan harus bisa memilah serta saring dulu sebelum di-share. Cara memilih berita-berita yang layak media itu jelas terverifikasi dan faktual dan media yang berbadan hukum, itu sudah terdata di Dewan Pers,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








