Koalisi Prabowo di Pilwako Batam, Restu untuk Amsakar-Li Claudia

amsakar li claudia
Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra. Grafis: gokepri/Candra Gunawan

Koalisi partai pendukung Prabowo bakal berlanjut di Batam dalam menghadapi pemilihan walikota. Restu partai diberikan ke Amsakar Achmad-Li Claudia Chandra. PKB tak mau ketinggalan kereta.

Penulis:
Engesti Fedro, Muhammad Ravi

Amsakar Achmad tak perlu lagi khawatir memikirkan tiket untuk mengikuti pemilihan walikota Batam yang pendaftarannya dibuka pada 27-29 Agustus mendatang.

Setidaknya dua partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM)-koalisi pendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dalam pilpres 2024- sama-sama mengeluarkan rekomendasi untuk mengusung Amsakar Achmad sebagai bakal calon walikota Batam dan Li Claudia Chandra sebagai bakal calon wakil walikota Batam.

Dua partai itu adalah Golkar dan partai milik presiden terpilih Prabowo Subianto, Gerindra. Li Claudia adalah politikus Gerindra. Sedang Amsakar dikabarkan hengkang dari NasDem dan bergabung ke Golkar. Amsakar adalah wakil walikota Batam dua periode dan masih tercatat sebagai Ketua DPD NasDem Batam.

“Alhamdulillah dua partai sudah memberikan rekomendasi. Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya,” kata Amsakar saat dihubungi via telepon, Rabu, 3 Juli 2024 malam.

Baca: Manuver Golkar Menggaet Amsakar, Li Claudia Mau Maju Pilkada Batam

Menurut Amsakar, selain Golkar dan Gerindra, masih ada partai lain yang akan memberikan rekomendasi untuk dirinya berkontestasi di pilkada Batam. “Partai lain juga akan menyusul. Nanti setelah dapat rekomendasi saja, baru bapak ngomong,” terang Amsakar.

Berdasarkan dokumen digital yang diperoleh gokepri, ada tiga surat rekomendasi partai untuk Amsakar-Li Claudia. Tapi hanya dua surat dari DPP yakni Gerindra dan PKB.

DPP Gerindra mengeluarkan surat rekomendasi pada 3 Juli 2024. Surat ditandatangani Ketua Dewan Pembina dan Ketua Umum, Prabowo Subianto dan Sekjen Ahmad Muzani.

Sedangkan PKB menerbitkan surat rekomendasi pada 2 Juli 2024. Rekomendasi diteken Ketua Umum Muhaimin Iskandar dan Sekjen M Hasanuddin Wahid. Di Pilpres 2024, PKB tak bergabung dalam KIM.

Sedangkan DPD Golkar Kepri baru sebatas mengeluarkan rekomendasi untuk Amsakar Achmad dan Li Claudia, belum ada keputusan DPP setidaknya hingga 3 Juli. Menariknya, dalam surat yang diteken Ketua DPD Akhmad Ma’ruf, Amsakar Achmad disebut dari Partai Golkar, bukan Partai NasDem. Golkar yang dimintai tanggapan belum memberikan penjelasan.

Sedangkan Ketua DPC Gerindra Kota Batam, Nyanyang Harris Pratamura membenarkan surat rekomendasi dari DPP. “Surat rekomendasi sudah keluar malam ini (Rabu, 3 Juli 2024),” ujar Nyanyang, ketika dihubungi.

Disinggung soal nama Marlin Agustina yang tidak diusulkan partai, Nyanyang hanya  menjawab itu adalah keputusan DPP Partai Gerindra. Marlin sejak kontestasi Pilpres bergabung ke Gerindra sebagai anggota partai.

Nyanyang mengungkapkan DPP Gerindra memiliki pertimbangan tersendiri memilih paslon Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra untuk diusung. Salah satunya, karena Amsakar memiliki rekam jejak yang mumpuni, berpengalaman sebagai Wakil Walikota Batam dua periode. Sedangkan, Li Claudia Chandra sosok yang berpengalaman, khususnya di kursi legislatif. Li pernah duduk sebagai anggota DPRD Tangerang Selatan.

Nyanyang menyatakan partainya bersiap untuk memenangkan Amsakar dan Li Claudia. “Sejak surat rekomendasi dikeluarkan, kami langsung berkoordinasi untuk merapatkan barisan, memperjuangkan kemenangan Amsakar Ahmad dan Li Claudia Chandra,” ujar Nyanyang.

Sementara PKB Batam tampaknya akan berkoalisi dengan Golkar dan Gerindra meskipun tak tergabung dalam KIM. Ketua DPC PKB Batam Surya Makmur Nasution menyatakan siap menjalankan perintah DPP yang memberi restu ke Amsakar-Li Claudia. “Bila rekomendasi sudah diterbitkan DPP, wajib hukumnya bagi PKB Batam untuk mengamankan dan menjalankan instruksi keputusan DPP,” ujar dia.

Koalisi Sepertiga

Mengacu rekomendasi partai hingga 3 Juli, tampaknya Golkar, Gerindra dan PKB akan menggalang koalisi. Koalisi tiga partai ini saja sudah lebih dari cukup untuk mengusung calon. Dengan dukungan mencapai 34 persen, mereka sudah bisa mengusung calon.

amsakar li claudia
Perolehan kursi partai di DPRD Batam pada Pileg 2024. grafis: gokepri/Candra Gunawan

Gerindra meraih tujuh kursi di DPRD Batam pada Pileg 2024. Golkar meraih enam kursi sedang PKB empat kursi. Koalisi ini meraih 17 kursi dari 50 kursi atau sekitar sepertiga kursi di DPRD Batam.

Golkar sejak lama mendengungkan rencana mencalonkan Amsakar Achmad di Batam. Pada April 2024, meski belum sah, Amsakar sudah mendapat lampu hijau dari Golkar. Ketua DPD Golkar Kepri Akhmad Ma’ruf Maulana, mengatakan partainya sudah memutuskan untuk mendorong Amsakar maju sebagai calon walikota Batam. “Jadi kali ini Golkar menentukan pilihannya ke Pak Amsakar dan wakilnya nanti kami survei,” ujar Ma’ruf pada April 2024.

Sementara NasDem yang punya 10 kursi atau peraih kursi terbanyak di DPRD Batam, dikabarkan hanya mengirim dua nama ke DPP untuk berkontestasi di Pilkada Batam. Menurut sumber gokepri, dua nama itu adalah Marlin Agustina dan Jefridin. Tak ada nama Amsakar dalam rekomendasi DPW NasDem Kepri.

Marlin adalah Wakil Gubernur Kepri, anggota partai Gerindra dan istri dari Muhammad Rudi, Ketua DPW NasDem Kepri dan Walikota Batam. Sedang Jefridin adalah birokrat, jabatannya sekarang Sekretaris Daerah Pemko Batam. Nasdem tak perlu dansa politik dengan partai lain untuk berkoalisi mengusung calon. Jumlah kursi partai Surya Paloh ini sudah memenuhi syarat ambang batas pencalonan sebesar 20 persen atau 10 kursi dari 50 kursi.

amsakar li claudia
Perolehan suara Pilpres 2024 di Kepulauan Riau. grafis: gokepri/Candra Gunawan

Partai politik yang tergabung di KIM berencana melanjutkan koalisi mereka di Pilkada Serentak 2024 tak hanya di Batam. Mereka berencana berkoalisi di sejumlah provinsi dan daerah padat pemilih, di antaranya Jawa Barat, Jawa Timur dan Jakarta.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengatakan memang ada pembicaraan di antara pimpinan partai di Koalisi indonesia Maju untuk melanjutkan koalisi dalam pemilihan presiden di tingkat pilkada. Koalisi tersebut terdiri atas Golkar, Gerindra, Demokrat, PAN, PSI, PBB dan Gelora. “Golkar bagian dari Koalisi Indonesia Maju. Dalam menghadapi pilkada, pasti ada pembicaraan di antara pimpinan Koalisi Indonesia Maju,” kata Doli di Kuningan, Jawa Barat, dikutip dari Tempo, 16 Juni 2024.

***

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

BAGIKAN