Kinerja Pelabuhan Batam Moncer, PNBP Tembus Rp219 Miliar

PNBP Pelabuhan Batam
Pelabuhan Peti Kemas Batu Ampar, Batam. Foto: BP Batam

BATAM (gokepri) – BP Batam mencatat kenaikan pendapatan sebesar 16 persen di semester I tahun 2025. Pendapatan dari pengelolaan pelabuhan mencapai Rp 219,75 miliar, didorong oleh kenaikan volume peti kemas dan kunjungan kapal.

Pelabuhan Batam mencatat kinerja yang menggembirakan di semester pertama 2025. Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam melaporkan kenaikan sejumlah indikator utama seperti volume peti kemas, general cargo, jumlah penumpang, dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP).

Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam, Benny Syahroni, mengatakan pencapaian ini adalah hasil kerja kolektif dan sinergi yang baik antara BP Batam dan para pemangku kepentingan. “Pelabuhan kita memiliki potensi besar, khususnya dalam penguatan layanan digital dan efisiensi operasional,” ujarnya.

HBRL

Hingga Juni 2025, total realisasi penerimaan Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan mencapai Rp 219,75 miliar atau 55 persen dari target tahunan Rp 401,86 miliar. Angka ini naik 16 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang hanya Rp 189 miliar. Peningkatan ini juga melampaui realisasi semester I tahun lalu yang baru mencapai 48 persen dari target tahunan.

Dari sisi operasional, jumlah kunjungan kapal barang dan penumpang tercatat 54.876 call sepanjang Januari–Juni 2025, tumbuh 15 persen dibanding periode yang sama tahun 2024. Rinciannya, kunjungan kapal barang 14.461 *call* dan kapal penumpang 40.415 call.

Total bobot kotor kapal (Gross Tonnage/GT) mencapai 34.877.449 GT, naik 18 persen dari tahun sebelumnya. GT kapal barang tercatat 25.025.887 GT dan GT kapal penumpang 9.851.562 GT.

Volume peti kemas yang ditangani di pelabuhan BP Batam juga tumbuh 15 persen, mencapai 359.944 TEUs. Aktivitas ekspor dan impor mendominasi dengan total 273.004 TEUs, meningkat 18 persen. Sementara itu, volume peti kemas domestik tumbuh 6 persen, dari 82.300 TEUs menjadi 86.940 TEUs.

Volume general cargo juga mencatatkan pertumbuhan 12 persen, dengan total 5.427.065 ton muatan hingga Juni 2025. Jumlah penumpang di terminal feri domestik dan internasional Batam mencapai 4.645.169 orang, tumbuh 8 persen. Penumpang di terminal internasional tercatat 2.568.698 orang, sedangkan di terminal domestik 2.076.471 orang.

Anggota/Deputi Bidang Pengelolaan Bandara, Pelabuhan, Lalu Lintas Barang, Ruslan Aspan, mengapresiasi kinerja tersebut. Ia yakin Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan dapat menutup tahun 2025 dengan performa kuat dan berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi Batam maupun nasional. “Pelabuhan adalah simpul utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi suatu daerah,” kata Ruslan.

Ruslan menambahkan, pencapaian ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan Batam sebagai kontributor utama dalam pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca Juga: Datangkan 4 STS Crane, BP Batam Perkuat Daya Saing Pelabuhan Batu Ampar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait