Jakarta (gokepri.com) – Kementerian Agama (Kemenag) RI dan Basan Amil Zakat Nasional (Baznas) mendorong optimalisasi zakat untuk beasiwa.
Hal ini dilakukan dengan membentuk Satgas khusus yang tujuannya menggencarkan program Beasiswa Cendekia Baznas 2024. Program ini baru saja diluncurkan pada 23 Juli 2024 lalu.
Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Kemenag, Waryono Abdul Ghofur mengatakan, Satgas yang dibentuk ini pada tahap awal akan fokus pada alokasi dana zakat untuk pendidikan.
Baca Juga: Baznas Kepri Hapus Beasiswa Pelajar SMA, untuk Mahasiswa Masih Lanjut
“Zakat untuk pendidikan akan dilakukan dengan pemetaan pemanfaatan zakat untuk peserta didik, pengajar, maupun lembaga pendidikan. Beasiswa Cendekia Baznas 2024 yang digulirkan ini juga akan menyasar daerah 3T dan minoritas,” ujar Waryono dalam rapat koordinasi di Jakarta, Senin 29 Juli 2024, dikutip dari laman resmi Kementerian Agama.
Zakat untuk pendidikan ini nantinya akan ditentukan prioritas khusus untuk program studi fakultas, target peta SDM Beasiswa Cendekian dan jenis beasiswa yang diberikan.
“Termasuk, akreditasi lembaga kampus juga akan dipertimbangkan,” kata dia.
SDM dari program beasiswa akan diintegrasikan untuk mengisi posisi di Baznas dan Lembaga Amil Zakat (LAZ). Misalnya, penerima beasiswa zakat dapat menandatangani kontrak kerja di Baznas dan LAZ.
Wakil Ketua Baznas, Zainul Bahar Noor menyambut baik pembentukan Satgas ini. Menurutnya, koordinasi antara Kemenag dan BAZNAS perlu diperkuat dan diperluas, untuk memberi dampak yang lebih luas bagi tata kelola zakat di Indonesia.
“Satgas ini juga akan memperkuat kehadiran LAZ sebagai mitra pemerintah,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









