Kemenpar Cari Pejuang Pariwisata Daerah Lewat WIA 2026

Wonderful Indonesia Award 2026
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana bersama Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa memberikan penghargaan pada para pejuang pariwisata dalam acara Wonderful Indonesia Award (WIA) 2025. Foto: Kementerian Pariwisata via ANTARA

Kementerian Pariwisata menyiapkan Wonderful Indonesia Award 2026 untuk menjaring dan memperkuat penggerak lokal yang dinilai penting menjaga pariwisata berkelanjutan.

JAKARTA (gokepri) — Kementerian Pariwisata menilai banyak penggerak pariwisata di daerah belum mendapat perhatian memadai, padahal mereka berperan penting menjaga keberlanjutan destinasi wisata dan menggerakkan ekonomi masyarakat. Untuk menjawab persoalan itu, Kementerian Pariwisata menyiapkan Wonderful Indonesia Award (WIA) 2026 guna menjaring sosok-sosok inspiratif penggerak pariwisata daerah.

Penguatan sumber daya manusia dinilai menjadi tantangan penting dalam pembangunan pariwisata nasional. Selama ini, perhatian pembangunan kerap lebih banyak tertuju pada pengembangan destinasi dan infrastruktur, sementara aktor lokal yang menjaga keberlanjutan program di tingkat masyarakat belum banyak terekspos.

HBRL

Baca Juga: Dari Sepeda hingga Maraton, Bintan Genjot Pariwisata Lewat Sport Tourism

Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata Martini M. Paham mengatakan, pembangunan pariwisata tidak cukup bertumpu pada destinasi wisata, tetapi juga pada kualitas manusia yang menggerakkannya.

“Melalui Wonderful Indonesia Award kategori Pejuang Pariwisata, kami mendorong lahirnya penggerak-penggerak lokal yang mampu menciptakan dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan secara berkelanjutan sekaligus memperkuat daya saing pariwisata Indonesia di tingkat global,” ujar Martini dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (8/5/2026).

Menurut Martini, keberhasilan pembangunan pariwisata sangat ditentukan oleh kekuatan aktor di tingkat akar rumput. Karena itu, kategori Pejuang Pariwisata atau Local Hero in Tourism disiapkan untuk mengidentifikasi individu yang berperan sebagai penggerak, penghubung, sekaligus katalis dalam pengembangan destinasi wisata.

Penghargaan tersebut juga diharapkan menjadi ruang dokumentasi praktik-praktik baik pengembangan pariwisata berkelanjutan yang selama ini belum banyak dikenal publik.

“Keberadaan mereka menjadi faktor penting dalam memastikan program pariwisata dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” kata Martini.

Kementerian Pariwisata sebelumnya menggelar sosialisasi WIA 2026 secara daring yang diikuti dinas pariwisata provinsi, kabupaten, dan kota, akademisi, asosiasi, organisasi nonpemerintah, BUMN, hingga lembaga swasta. Sosialisasi itu bertujuan menyamakan persepsi mengenai mekanisme, kriteria penilaian, dan tahapan seleksi kategori Pejuang Pariwisata.

Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas Masyarakat Kementerian Pariwisata Ika Kusuma Permana Sari mengatakan, penyelenggaraan WIA 2026 menghadirkan sejumlah penyempurnaan berdasarkan evaluasi tahun sebelumnya.

“Penyesuaian dilakukan untuk memperkuat transparansi, objektivitas, dan akuntabilitas dalam seluruh tahapan proses, mulai dari pengusulan hingga penilaian. Kami juga mendorong partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan dalam mengusulkan kandidat terbaik dari masing-masing daerah,” ujar Ika.

Kementerian Pariwisata berharap para pejuang pariwisata yang terpilih nantinya dapat menjadi motor penggerak pembangunan pariwisata yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing.

Informasi mengenai syarat kandidat dan lini masa Wonderful Indonesia Award 2026 kategori Pejuang Pariwisata dapat diakses melalui laman resmi Kementerian Pariwisata. ANTARA

Baca Juga: Rute Baru, Harapan Baru Pariwisata Batam

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait