TANJUNPINANG (gokepri.com) – Setelah tenaga kesehatan (nakes) divaksin booster kedua alias vaksinasi dosis keempat, kini giliran lansia yang akan mendapatkan vaksinasi booster kedua di Kepri.
Kepala Dinas Kesehatan Kepri Muhammad Bisri mengatakan Surat Edaran dari Kementerian Kesehatan mengenai vaksinasi booster kedua bagi kelompok lanjut usia (lansia) sudah keluar. SE Nomor HK.02.02/C/5565/2022 itu bahkan mulai berlaku sejak 22 November 2022/
Namun Bisri mengaku pihaknya belum melaksanakan vaksinasi booster kedua lansia, karena masih menunggu petunjuk pelaksanaannya.
“Kami masih menunggu petunjuk dan instruksi dari Kemenkes,” ujarnya, Kamis 24 November 2022.
Kebijakan untuk vaksinasi booster kedua kepada lansia ini bertujuan untuk memberikan perlindungan tambahan kepada kelompok rentan dan menekan angka kematian akibat Covisd-19.
Dalam aturan yang ada vaksinasi booster kedua untuk lansia ini baru bisa dilakukan dengan jarak minimal 6 bulan dari vaksinasi booster pertama.
“Saya pikir itu kebijakan yang tepat setelah program vaksinasi dosis booster kedua untuk nakes dilaksanakan,” katanya.
Dari data yang ada, saat ini vaksinasi booster pertama telah dilakukan kepada 753.359 orang atau sekitar 54,86 persen dari sasaran vaksinasi Covid-19 berusia 18 sampai 60 tahun dan 60 tahun ke atas atau lansia.
“Jumlah lansia di Kepri yang sudah vaksin dosis booster (pertama) mencapai 33.459 orang atau 38,40 persen (dari sasaran),” katanya.
Sementara itu vaksinasi booster kedua telah dilakukan kepada 8.036 orang atau 56,91 persen dari tenaga kesehatan yang menjadi target vaksinasi dosis penguat kedua di Kepri.
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kepri Tjetjep Yudiana telah mengingatkan setiap keluarga untuk melindungi anggota keluarga yang berusia lanjut dengan memastikan mereka mendapat vaksinasi booster pertama.
“Dorong lansia agar mendapatkan vaksin booster sehingga sistem kekebalan tubuhnya menjadi kuat,” ajak Tjetjep.
Baca Juga: Edukasi dan Literasi, Strategi Kepri Tingkatkan Capaian Vaksinasi Lansia
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Asrul Rahmawati
Sumber: ANTARA








