Kapal Pengangkut BBM Terbakar di Lingga, Awak Kapal Diselamatkan ke Rumah Sakit

Kapal BBM terbakar di Lingga
Sebuah kapal motor yang sedang melakukan pengisian pasokan bahan bakar minyak (BBM) terbakar di pangkalan Pertamina di Desa Sungai Buluh, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Rabu 24 November 2021 pagi. (foto: gokepri/Tambunan)

Lingga (gokepri.com) – Sebuah kapal motor yang sedang melakukan pengisian pasokan bahan bakar minyak (BBM) terbakar di pangkalan Pertamina di Desa Sungai Buluh, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Rabu 24 November 2021. Satu orang awak kapal berhasil diselamatkan dari kobaran api dan dilarikan ke rumah sakit.

Kapal kayu penyalur BBM tujuan Panggak Laut, Daik Lingga itu mengangkut muatan 74 drum bahan bakar jenis Pertalite dan tujuh drum jenis solar. Muatanya sekitar 16,2 ton.

Direktur Cabang Pertamina Edy Gipson di Desa Sungai Buluh mengatakan kebakaran kapal penyalur BBM terjadi setelah lepas tambat usai pengisian di cabang Pertamina.

“Kebakaran kapal itu terjadi usai pengisian muatan dan lepas tali dari Pertamina, kuat dugaan disebabkan percikan api saat menyalakan mesin robin sedot air buang kapal,” ujarnya, Rabu 24 November 2021.

Kapal BBM terbakar di Lingga

Ahmad Dahlan, selaku Kapten Kapal, menambahkan ketika kejadian ia tidak berada di atas kapal. Ia sedang mengurus surat pas jalan.

Usai melakukan pengisian yang berada di dalam kapal hanya satu orang Anak Buah Kapal (ABK) atas nama Junaidi, yang saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Dabo Kecamatan Singkep akibat mengalami luka bakar di kedua tangannya.

“Kebakaran terjadi diperkirakan sekitar pukul 09.00, dan kondisi kapal tidak bisa diselamatkan. Untuk kerugian yang dialami penyalur BBM sebanyak 81 drum minyak, dan 1 unit kapal kayu berukuran 7 GT,” ungkap Dahlan.

Kapolsek Singkep Barat Iptu Bakri menyatakan masih melakukan penyelidikan yang mengakibatkan kapal tersebut terbakar. (Pewarta: Tambunan)

Pos terkait