Kampanye Terakhir INSANI di Batam Menentukan Kemenangan

Calon Gubernur Kepri nomor urut 2, Isdianto berkampanye di Batam, Sabtu (5/12/2020).

Batam (gokepri.com) – Calon Gubernur Kepri nomor urut 2, Isdianto-Suryani (INSANI) memukau pemilih saat melakukan kampanye terakhir di Batam. Kampanye yang membuat lawan ketar ketir.

PKS, Hanura, dan Demokrat mengeluarkan strategi yang berbeda-beda. Namun, menusuk ke pertahanan lawan. Simpati dari pemilih yang menentukan pilihan akan terpengaruh dengan gaya kampanye simpatik tim relawan nomor urut 02, INSANI.

Melihat banyak orang berbaris di pinggir jalan di Batam dengan jarak 3 meter antara orang per orang, membuat Batam heboh. Dari Batuaji hingga Batam Center, lebih kurang 25 Km. Jarak yang jauh.

HBRL

Rekor pertama dalam kampanye di Kepulauan Riau berbaris sepanjang 25 Km. Bukan perkara mudah melakukan itu. Hanya relawan Isdianto-Suryani yang dapat melakukannya.

Itu perlu loyalitas tanpa batas. Mereka ikhlas. Tak perlu biaya untuk gerakan ke pinggir jalan dengan protokol kesehatan yang ketat.

Semua simpatisan memegang flyer berukuran 1 meter dipajang menutupi badan mereka. Sementara pengendara sepeda motor baik mobil yang melalui jalan Batuaji hingga Simpang Kara menyita perhatian mata. Siapapun yang lewat.

Di Belakang Padang, simpatisan INSANI dengan menggunakan pompong menuju Pulau Penawar Rindu membentangkan spanduk berukuran raksasa 3×3 meter. Seolah laut dan darat digempur maksimal di last day campaign. Hari penentuan di akhir perjuangan 71 hari kampanye pilkada Gubernur Kepri.

Isdianto dan Suryani dengan menggunakan rompi putih bertuliskan INSANI menyapa pemilih. Wajah yang murah senyum Isdianto dan Suryani di hari kampanye terakhir mengobati rasa rindu pemilih yang tak sempat mereka temui.

Isdianto mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang sudah terlibat dalam kampanye INSANI. Semua relawan, semua tim sukses, penyelenggara pemilu, aparat hukum, badan pengawas pemilu. Dan tentunya pemilik kedaulatan negeri ini rakyat Kepulauan Riau.

Ia mengatakan, kampanye sudah selesai. Siapapun yang terpilih adalah pilihan rakyat.

Namun dia mengajak pemilih Kepri untuk memilih INSANI karena pembangunan harus dilanjutkan. Kemiskinan akan ditekan hingga berkurang, ekonomi akan kembali pulih dan tumbuh tinggi, lapangan kerja akan tercipta, anak-anak Kepri bisa sekolah di mana saja dengan beasiswa pemerintah.

Pusat-pusat kesehatan masyarakat seperti rumah sakit, puskesmas, akan ditingkatkan kualitasnya. Kesehatan masyarakat Kepri akan dijaga. Sehingga mereka tidak khawatir berobat.

Dalam kondisi pandemi Covid 19, Isdianto sudah mengalokasikan Rp35 miliar untuk pengadaan vaksin Covid-19. Sehingga ketika vaksin sudah ada di Indonesia, maka masyarakat Kepri bisa merima vaksin dengan cepat. Ketakutan akan Covid-19 pun akan sirna. Ekonomi kembali normal. Harapan itu bukan sekedar harapan. Ini sudah program kerja.

INSANI akan mewujudkan kesehatan masyarakat menjadi lebih utama dari segalanya. Karena bagaimana mau membangkitkan ekonomi rakyat di saat rakyat tidak sehat. Maka sehatkan dulu masyarakat, setelah itu mereka bisa kerja dan mencari nafkah untuk menggerakkan roda ekonomi.

“Percayalah kepada Kami. Dalam waktu 3,8 tahun sampai 2024, saya dan Ibu Suryani akan amanah menjadi pemimpin Kepri. Membawa perubahan ke arah lebih baik,” kata Isdianto.

Kampanye spektakuler dilakukan INSANI diakhiri dengan potensi kemenangan yang lebih nyata. Kampanye terakhir yang menghentak massa. Mereka jadi yakin, kemenangan atas izin Allah di nomor 2.

Kampanye terakhir INSANI dapat mempengaruhi publik pemilih. Mereka akan mendapatkan apa yang disebut sebagai bandwagon effect. Efek ikut-ikutan. Maklum, publik pemilih memang memiliki kecenderungan ikut arus yang sedang besar, arus yang sedang banyak digemari orang.

Karena kepentingan mengejar bandwagon effect harus dibuat masiv. Ikutlah bersama barisan kemenangan yang nyata. Karena tanda tanda kemenangan INSANI itu bukan ilusi atau buaian survei. Ini kerja nyata yang bisa dilihat di titik pertarungan terakhir yakni Batam.

Suryani dan Isdianto juga mengucapkan permohonan maaf kepada masyarakat Kepri, karena tidak sempat mengunjungi seluruhnya. Karena keterbatasan fisik, maupun waktu. Suryani ketika menyampaikan pesan kampanye berjanji akan menunaikan visi dan misi mereka sebagai kepala daerah.

Sebagai perwakilan kaum hawa, Ia mengajak emak-emak di Kepri untuk datang ke TPS ramai-ramai. Dan tentunya pilih nomor 2.

Dan kita semua tahu, pasangan INSANI ini pasangan calon kepala daerah terbaik. Didukung oleh banyak tokoh berpengalaman seperti Ismeth Abdullah, Huzrin Hood, Ketua Lembaga Adat Melayu Kepri Abdul Razak, dan tokoh berpengaruh di Kepri. Artinya, itulah kepercayaan masyarakat Kepri kepada Insani melalui tokoh tokoh itu.

Mereka mengatakan,” Isdianto adalah kita. Kami pun percaya itu.” (eri)

Pos terkait