Internet Global Mendadak Padam, Sejumlah Situs Tak Bisa Diakses

Internet Outage
Tangkapan layar yang menampilkan padamnya beberapa situs dunia dalam beberapa jam terakhir setelah insiden "internet outage" atau pemadaman internet, Kamis (22/7/2021). (Foto: Twitter)

Batam (gokepri.com) – Sejumlah situs dan layanan internet perusahaan global mendadak tak bisa diakses. Diduga terjadi pemadaman internet atau internet outage yang meluas pada Kamis (22/7/2021).

Delta Air Lines, British Airways, Capital One, Go Daddy, Vanguard, UPS, LastPass, AT&T, dan Costco termasuk di antara situs web yang memuat lambat atau menunjukkan “kegagalan DNS”.

Selanjutnya Amazon, HBO Max, Playstation Network hingga Steam pun layanannya berhenti mendadak karena DNS error.

Beberapa pemadaman tampak terlokalisasi, artinya beberapa pengguna mungkin dapat mengakses situs sementara yang lain tidak.

Pemadaman Delta berarti pelanggan tidak dapat check-in untuk penerbangan atau mencari tarif online, tetapi perusahaan mengatakan pelanggan dapat check-in dengan agen Delta di bandara.

“Kami mengalami masalah teknis sementara dalam melayani pelanggan kami di delta.com dan aplikasi seluler Fly Delta,” kata pesan di situs web Delta. “Kami mohon maaf atas keterlambatan ini, dan kami sedang berupaya memulihkan situs secepat mungkin.”

Berdasarkan Laporan CNBC dan Independent, Akamai, jaringan distribusi konten, atau CDN, yang membantu data bergerak di internet, mengatakan di situsnya sedang menyelidiki masalah yang muncul dengan layanan Edge DNS.

Perusahaan mengatakan mereka mengharapkan untuk memberikan pembaruan tentang gangguan layanannya sekitar pukul 1 siang. Waktu bagian timur.

Oracle, penyedia layanan cloud, mengatakan pada Kamis sore bahwa pihaknya memantau masalah global terkait dengan Akamai edge DNS yang memengaruhi akses ke banyak sumber daya internet, termasuk properti cloud Oracle.

Oracle mengatakan sumber daya dalam layanan cloud-nya tidak terpengaruh oleh insiden tersebut. (Can/CNBC)

|Baca Juga: KONEKTIVITAS DIGITAL: Telkom Jajaki Kerja Sama Satelit SpaceX Elon Musk

BAGIKAN