Batam (gokepri.com) – Kapolda Kepulauan Riau, Irjen Pol Aris Budiman membenarkan penangkapan empat orang warga Sagulung, Batam, yang dilakukan oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror.
“Benar ada pengamanan teroris di Batam, dan Densus yang melakukan penangkapan,” tegasnya usai kegiatan vaksinasi anak 6-11 di Vihara Maitreya, Batam Center, Jumat (17/12).
Meski begitu, Kapolda belum dapat memberikan informasi lebih lanjut mengenai prosesi penangkapan oleh Densus 88. Aris juga belum mengetahui total jumlah teroris yang diamankan.
“Berapa orang yang diamankan semalam, saya tidak mau mengomentari hal ini,” lanjutnya.
Aris menambahkan Polda menurunkan personel sebagai bantuan dalam proses penangkapan yang dilakukan kepada terduga teroris.
Namun saat ini, diketahui para terduga teroris masih berada di Batam dan masih menjalani pemeriksaan.
“Petugas Polda hanya untuk support operasi penangkapan. Saat ini masih di Batam,” paparnya.
Berdasarkan dari data yang berhasil dihimpun, pengamanan terduga teroris ini tidak hanya berlangsung di Kaveling Kamboja akan tetapi juga berlangsung di Kavling Nato Permata, Perumahan Buana Raya Cluster Bougenville dan Kampung Tua Dapur 12 Kecamatan Sagulung, Kota Batam.
“Saya belum tahu, saya coba cek dulu ya,” ungkap Kompol Robby Topan Manusiwa, Kasubbid Penmas Polda Kepri, melalui aplikasi pesan singkat, Kamis malam.
Penulis: Engesti









