Tanjungpinang (gokepri.com) – Dinas Sosial Kota Tanjungpinang telah menyalurkan sekitar 7.500 nasi bungkus kepada masyarakat terdampak banjir dan longsor selama 2 hingga 4 Januari 2021. Dalam penyaluran tersebut, Dinsos bersama Tim Tagana Tanjungpinang membuka posko atau dapur umum.
“Penyaluran kita lakukan secepatnya untuk membantu masyarakat,” kata Kepala Dinas Sosial Kota Tanjungpinang, Amrialis, Selasa (5/1/2021).
Menurut Amrialis, sejak musibah terjadi, setiap hari pihaknya menyalurkan sekitar 2.500 nasi bungkus di kelurahan Tanjungpinang Barat. Pemberian bantuan sebanyak tiga kali dalam sehari, yakni pagi, siang, dan malam. Sementara untuk wilayah Dompak, penyaluran sebanyak 64 nasi bungkus untuk malam hari.
“Kelurahan Tanjungpinang Barat merupakan salah satu wilayah yang paling parah terkena banjir,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya bersama tim Kesehatan dari Puskesmas Batu 10 juga membantu eksekusi masyarakat terdampak banjir dan longsor.
“Wali kota Tanjungpinang juga turun langsung ke dapur umum untuk melihat kesiapan penyaluran bantuan tersebut,” tambahnya.
Amrialis mengimbau semua masyarakat dan pihak yang ingin menyumbang bantuan untuk bencana banjir dan longsor dapat segera mengirimkan bantuan melalui Dinsos Tanjungpinang.
“Ini agar semua sumbangan terkoordinasi dengan baik dan tidak ada yang tertinggal oleh kita. Sehingga sumbangan dari para donatur dapat dibagikan secara merata untuk masyarakat yang terkena musibah,” tuturnya.
Selain di Kelurahan Tanjungpinang Barat, Dinsos juga membuka tiga posko atau dapur umum di beberapa wilayah. Antara lain di Kelurahan Batu IX yaitu di Jalan Lembah Merpati, Jalan Aljafaron, dan Hanglekir Bawah.
“Bantuan korban banjir dan longsor masih terus berdatangan. Sebelumnya, kita juga sudah terima bantuan dari Gubernur, Walikota, OPD, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dan donatur lainnya. Kita bagikan kepada korban banjir dan longsor,” tuturnya. (wan)








