Imlek Tiba, Nelayan Batam Panen Rezeki Ikan Dingkis

Ikan Dingkis Batam
Nelayan menaikkan ikan dingkis dari dalam kelong atau keramba jaring sangkut ke atas perahunya di perairan sekitar Pulau Batam, Kepulauan Riau, Selasa (17/1/2023). ANTARA FOTO/Teguh Prihatna

BATAM (gokepri) — Ombak tinggi tak menyurutkan semangat nelayan Batam menyambut musim ikan dingkis. Tradisi menyantap ikan ini menjelang Tahun Baru Imlek membawa berkah tersendiri bagi mereka.

Kepala Dinas Perikanan Kota Batam, Yudi Admajianto, mengatakan para nelayan sudah mulai memasang kelong dan menyiapkan bubu untuk menangkap ikan dingkis. “Beberapa hari ini kami bertanya kepada para nelayan dan mendapat informasi bahwa mereka tetap antusias meski cuaca kurang baik. Mereka sudah mulai memasang kelong dan menyiapkan bubu,” kata Yudi di Batam, Selasa 14 Januari 2025.

Musim ikan dingkis memang datang setiap menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, bertepatan dengan masa bertelurnya ikan-ikan tersebut. Bagi masyarakat Tionghoa di Kepri, menyantap olahan ikan dingkis saat Imlek telah menjadi tradisi. Momen ini menjadi peluang bagi para nelayan untuk meraup rezeki.

HBRL

Menurut Yudi, cuaca buruk dan ombak tinggi justru menguntungkan nelayan yang menggunakan kelong. Ikan-ikan itu lebih mudah terperangkap. “Penangkapan ikan dingkis tidak dilakukan secara manual, melainkan menggunakan sistem kelong. Jadi, cuaca buruk tidak terlalu berdampak,” imbuhnya.

Saat ini, harga ikan dingkis di pasaran mulai naik, berkisar Rp 80 ribu hingga Rp 100 ribu per kilogram. Menjelang puncak Imlek, harganya diperkirakan melonjak hingga Rp 400 ribu per kilogram, terutama untuk ikan yang sedang bertelur.

“Kecamatan Belakangpadang, khususnya Pulau Kasu dan Pulau Pecung, menjadi sentra utama panen ikan dingkis setiap tahun. Diperkirakan panen raya akan terjadi pada 26 dan 27 nanti,” ujar Yudi.

Yudi mengingatkan para nelayan untuk tetap berhati-hati dan waspada saat memasang kelong dan memanen ikan, mengingat cuaca buruk masih melanda perairan Batam. Diskan Batam berkomitmen terus mendukung nelayan lokal dalam menjaga tradisi panen ikan dingkis, sekaligus memastikan keamanan mereka selama musim ini.

Di Indonesia, perayaan Tahun Baru Imlek ditetapkan sebagai Hari Libur Nasional dan disertai cuti bersama. Penetapan libur ini juga tertuang dalam SKB 3 Menteri.

Merujuk pada lampiran SKB 3 Menteri tersebut libur nasional Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili jatuh pada tanggal 29 Januari 2025. Sementara cuti bersama Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili jatuh pada tanggal 28 Januari 2025. ANTARA

Baca Juga:
Menyambut Imlek, Ramalan Kehidupan Shio pada Tahun Ular Kayu

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait