Ibu-Ibu PKK Antusias Ikuti Sosialisasi Pandemi

Sosialisasi Pandemi
Tim Bersama Lawan Covid-19 Kepri-Batam Chris Triwinarsis dan Dr Frianto memberikan sosialisasi kepada ibu-ibu di Tanjungriau, Batam, Selasa (8/9/2020). (Foto: Humas Pemprov Kepri)

Batam (Gokepri.com) – Pemprov Kepri memberikan sosialisasi dan edukasi pencegahan Covid-19 serta protokol kesehatan kepada ibu-ibu PKK Tanjungriau, Batam.

Kegiatan ini diharapkan kewaspadaan masyarakat meningkat dalam menghadapi wabah Covid-19 di lingkungan mereka, termasuk dalam membiasakan protokol kesehatan hingga di keluarga.

Antusias para ibu kader PKK mengikuti sosialisasi dan edukasi Covid-19 sangat tinggi. Hal tersebut terlihat dari pertanyaan-pertanyaan yang mereka sampaikan. Mulai dari pengaturan jarak saat berkumpul, penularan virus Covid-19 pada mayat, dan penanganan Covid-19 pada anak Balita.

HBRL

Berbagai pertanyaan tersebut dijawab oleh Tim BLC Kepri, Chris Triwinarsis dan dr Frianto Ismail yang merupakan sekretaris dan dokter relawan BLC.

Frianto menjelaskan Covid-19 masih hidup dalam tubuh jenazah seiring terjadinya pembusukan. Sehingga jenazah yang terkonfirmasi positif tidak diizinkan diurus oleh keluarga. Proses pemandian sampai penguburan dilakukan langsung oleh pihak rumah sakit sesuai dengan standar nasional.

“Saat memandikan jenazah bisa saja menularkan ke petugas yang memandikan mayat karena di dalam tubuh jenazah masih hidup Covid-19. Makanya disepakati standar penanganan jenazah yang positif covid-19,” jelas Frianto.

Baca Juga:

Untuk anak-anak Balita yang terkonfirmasi, dr.Frianto memberikan keyakinan kepada para ibu bahwa anak yang dirawat bukan berarti dipaksa dipisahkan dari keluarga untuk selamanya. Tetapi hanya dalam jangka waktu singkat sampai sembuh saja. Meski demikian, para ibu diajak untuk lebih dini mengenal gejala-gejala terinfeksi Covid-19. Dan melakukan isolasi mandiri lebih awal.

Sementara untuk menjaga jarak di tempat umum yang sering diabaikan, hal tersebutlah yang harus menjadi catatan para ibu, untuk kemudian menjadi pengingat di setiap kegiatan untuk menerapkan kebiasaan adaptasi baru seperti terus memakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak.

Lurah Tanjung Riau, Agus Sofian mengucapkan terima kasih kepada Tim BLC Kepri-Batam yang telah memberikan perhatian pada masyarakat Tanjungriau.

Sosialisasi dan Edukasi seperti ini sangat dibutuhkan masyarakat, tambahnya, terutama d isaat informasi-informasi yang tidak benar melalui Whatsapp grup dan media sosial.

“Sosialisasi ini sudah tiga kali kami adakan. Mulai dari kader PKK, Posyandu sampai ke majelis-majelis taklim. Target saya memutus Covid-19 sampai ke tingkat keluarga. Kegiatan seperti ini sangat membantu kami sebagai pemerintah daerah,” jelasnya.

Seorang warga Tanti Nuraini mengaku sangat puas dengan sosialisasi yang dilalukan Tim BLC Kepri-Batam. “Kami semakin mengerti dan semakin siap menghadapi Covid-19 apabila sampai ke keluarga kami,” ungkapnya. (Cg)

Editor: Candra

Pos terkait