Batam (gokepri.com) – Best Western Premier Panbil turut aktif mengantisipasi ancaman demam berdarah di Batam. Bagian dari peringatan Hari Demam Berdarah Dengue yang jatuh setiap 15 Juni.
Pengasapan atau fogging pencegahan penyebaran demam berdarah tersebut berlangsung di RT 01 RW 02 Tanjung Uma, pada Jumat 18 Juni 2021 pekan lalu.
Aksi sosial ini merupakan tanggung jawab sosial atau corporate social responsibility Best Western Premier Panbil. Best Western Premier bekerja sama dengan PT Rentokil Indonesia untuk melaksanakan pengasapan tersebut.
Ketua RT 01 Raja Idris mengapresiasi pengasapan oleh dua perusahaan tersebut. Di tempatnya, ada sekitar 100 keluarga.
“Musim hujan akan segera datang dan diharapkan bahwa pengasapan ini dapat dengan tepat sasaran membunuh para serangga, khususnya nyamuk dan jentuk-jentik nyamuk yang sekiranya berada di lingkungan kami,” ujar Idris.
Pengasapan berlangsung mulai pukul 15.45 – 17.15 dengan melibatkan empat tim BWP Panbil yaitu Aris Setiawan selaku Executive Housekeeper, Hanna Kurniawati selaku Senior Marketing Communication Manager, Desiana selaku Executive Secretary dan Cecep Abdurohim selaku Assistant Sales Manager.
Sedangkan dari pihak PT Rentokil Indonesa diwakilkan oleh Heri A Setiawan selaku Customer Development Executive dan Deki Candra selaku teknisi.
“Kami melakukan pengasapan dalam rangka CSR Hari DBD ASEAN,” ujar Hanna.
Dia mengungkapkan pengasapan mengikuti protokol kesehatan dengan menghindari kerumunan. “Tidak banyak tim kami, maupun dari PT Rentokil Indonesia beserta perangkat RT 01/RW 02 Tanjung Uma yang hadir dan mendampingi kegiatan ini demi kesehatan dan keamanan bersama,” sambung Hanna.
“Kami berharap dengan diadakannya pengasapan ini, warga Tanjung Uma, khususnya RT 01/RW 02 dapat terhindar dari demam berdarah dengue yang dapat mengincar khususnya pada musim penghujan.” terang Hanna.
Sebagai gambaran, ASEAN Dengue Day (ADD) atau Hari Demam Berdarah Dengue ASEAN pertama kali digagas dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke–19 di Hanoi, Vietnam pada tanggal 30 Oktober 2021 dan Indonesia menjadi pelopor peringatan Hari Demam Berdarah Dengue ASEA pada 15 Juni 2011. Sebagian besar negara di Asia Tenggara merupakan endemik DBD.
“Dengan adanya peringatan Hari DBD ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya penyakit demam berdarah dengue secara berkelanjutan,” papar Hanna. (Eri)
|Baca Juga: Enam Tips Merawat Rumah saat Musim Hujan








